• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Akibat Pergeseran Tanah, 48 Rumah di Bandung Barat Mengalami Kerusakan

8 November
16:51 2018
1 Votes (5)

KBRN, Cimahi : Menyusul laporan adanya pergeseran tanah  di Desa Puncaksari Kecamatan Sindangkerta Kabupaten Bandung Barat yang mengancam 48 unit rumah penduduk, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Bandung Barat melakukan pendataan ulang dilokasi tersebut, Kamis (8/11/2018).

Para petugas sejak pagi melakukan pendataan di Kampung  Sawah Jauh dan Kampung Cihantap Desa Puncasari dimana dilaporkan ada sejumlah rumah yang mengalami kerusakan seperti dinding retak, lantai bergeser, bahkan ada dapur yang sudah roboh.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Bandung Barat Diki Maulana ketika dikonfirmasi RRI Kamis siang menjelaskan, pendataan ulang itu dilakukan karena peristiwa itu terjadi Rabu siang sekitar pukul 12.30 Waktu Indonesia Barat, dimana sorenya sampai malam kawasan Bandung Raya diguyur hujan lebat.

Setelah pendataan kata Diki, pihaknya akan melakukan assesment dan melakukan permohonan untuk kajian teknik pada Geologi.

"Kalau jumlahnya cukup banyak kurang lebih 48 kepala keluarga, jadi kita masih melakukan pengecekan dilapangan , setelah itu nanti kita minta bantuan ke Badan Geologi untuk mengkaji lokasi rawan pergeseran tanah ini,"ungkapnya.

Menurut Diki, walaupun ada pergerakan tanah warga belum ada yang mengungsi, karena pergeseran tanah itu sifatnya rayapan atau tidak sekaligus melebar. "Pergeseran terjadi hanya sedikit-sedikit saja mulai dari tanggal 1 Nopember 2018, dan terjadi lagi tanggal 7 November 2018," ujarnya.

Meskipun kondisinya retak-retak rumah warga tersebut masih bisa ditempati, sehingga tidak ada warga yang mengungsi. "Namun demikian kami bersama Camat dan Kapolsek Sindangkerta,sudah mewanti-wanti agar warga segera mengungsi bila dalam kondisi keadaan darurat dan membahayakan," tandasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00