• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Jumlah Pasien DBD di Sejumlah Faskes Palangkaraya Mulai Meningkat

8 November
16:29 2018
0 Votes (0)

KBRN, Palangkaraya : Pasca virus demam berdarah yang dibawa nyamuk aedes agepty menelan korban jiwa dalam kurun waktu sebulan, membuat pemerintah kota Palangkaraya memerintahkan sejumlah fasilitas kesehatan, dapat memberikan perawatan secara intensif terhadap masyarakat yang di duga menderita gejala DBD.

Ketika di konfirmasi RRI, salah satu perawat di fasilitas kesehatan tingkat pertama kota Palangkaraya Bangun Simanulang mengatakan, jumlah pasien penderita DBD alami peningkatan dalam seminggu terakhir ini, rata rata masyarakat yang dirujuk ke faskes I mengeluhkan trombositnya  rendah disertai demam dalam jangka waktu lama.

Penderita gejala DBD meningkat di faskes, sehari bisa lima pasien datang, dan ini salah satunya dipicu oleh perubahan cuaca sekarang ini, bahkan paling banyak pasien berasal dari daerah endemik DBD seperti yang terjadi di Jalan mendawai, sudah ada dua orang yang menjadi korban meninggal akibat keganasan nyamuk pembawa virus DBD,” kata Bangun kepada RRI Kamis (8/11/2018)

Agar DBD dapat dicegah sedini mungkin, masyarakat dihimbau melakukan operasi PSN, artinya Pembasmian Sarang Nyamuk, dengan langkah membuang sisa air di bekas sampah, mengubur, dan menutup gentong air, pasalnya penyemprotan asap hanya membunuh nyamuk dewasa, sedangkan jentik nyamuk kecil tidak akan mati.

Jentik nyamuk yang masih kecil ini yang berbahaya dan bisa cepat berkembang biak, makanya harus dibasmi juga,tukasnya.

  • Tentang Penulis

    Edy Suroso

    Reporter RRI Palangkaraya : hari hari saya, saya habiskan untuk kegiatan keagamaan, mencari berita dan dunia pendidikan non formal.

  • Tentang Editor

    Heri Firmansyah

    Redaktur RRI-Online

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00