• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Malut Masih 57.000 Anak Belum Memperoleh Imunisasi Campak Rubella

8 November
15:51 2018
0 Votes (0)

KBRN, Ternate : Pencapaian hasil Imunisasi Campak Rubella atau MR di Provinsi Maluku Utara yang dilakukan belum mencapai target 95 persen.

Dari target 383.868 anak yang harus di imuniasi Campak Rubella atau MR masih tersisa 57.000 anak yang belum terimunisasi.

Hal itu terungkap dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan Imunisasi Campak Rubella atau MR di Metting Room Grand Majang Hotel Ternate.

Kepala Seksi Surveilens dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara Muhammad Isa Tauda kepada RRI Kamis (8/11/2018) mengatakan, dalam rapat evaluasi yang dihadiri Asisten yang membidangi Kesehatan juga Kepala Dinas Kesehatan dari 10 kabupaten kota telah berkomitmen akan tetap berupaya untuk melakukan Imunisasi Campak Rubella sehingga dapat mencapai target 95 persen.

Dalam melanjutkan imunisasi akan tetap dibantu dengan lintas sektor untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar mau anaknya diimunisasi.

”Sesuai komitmen akan tetap diupayakan melanjutkan Imunisasi Campak Rubella sehingga dapat mencapai 95 persen dan tetap dibantu oleh lintas sektor untuk memperlancar pelaksanaan imunisasi,” Ungkap Muhammad Isa Tauda, Kamis (8/11/2018).

Dari 10 Kabupaten Kota di Maluku Utara yang sudah mencapai target 95 persen kata Muhammad Isa Tauda, sudah 4 Kabupaten Kota yaitu Halmahera Utara, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Timur dan Pulau Taliabu. Sedangkan 6 Kabupaten Kota lainnya yaitu Halmahera Barat, Pulau Morotai, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Kota Ternate dan Kepulauan Sula belum mencapai target, bahkan Kota Ternate dan Kepulauan Sula pencapaian masih rendah.

Dalam masa perpanjangan pelaksanaan imunisasi selama dua bulan akan diupayakan dilakukan lebih maksimal kepada masyarakat.

Masyarakat perlu pendapat imunisasi karena peluang masuknya penyakit masih tinggi, karena itu masyarakat diharapkan dapat melakukan Imunisasi Campak Rubella terhadap anaknya ke Puskesmas maupun Pos Yandu untuk mendapatkan imunisasi, tutup Muhammad Isa Tauda. (nng/tte).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00