• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Lingkungan Hidup

Puluhan Ekor Gajah Liar Masuk Pemukiman Warga di Bener Meriah

7 November
18:25 2018
0 Votes (0)

KBRN, Bener Meriah : Sekitar 40 ekor gajah liar turun gunung dan masuk ke pemukiman warga di wilayah Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh sejak seminggu terakhir. 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah Agus Ampera menyebutkan, satwa tersebut menyambangi tiga desa yaitu, Desa Menderek, Desa Singgah Mulo, dan Desa Arul Gading. 

"Ketiga desa itu berada di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah," kata Agus saat dikonfirmasi RRI, Rabu (7/11/2018). 

Agus menuturkan, upaya penggiringan juga sudah dilakukan oleh tim gabungan dari BKSDA, TNI-Polri, dan masyarakat setempat. 

"Jadi gajah itu sudah masuk ke pemukiman warga sejak sebulan terkahir. Kalau di wilayah ini hampir setiap tahunnya masuk ke perkampungan masyarakat," ujarnya. 

"Itu ada paret yang dibuat untuk menghalau gajah. Jadi paret itu sudah tertutup, sepertinya ada yang menutup untuk kepentingan kebunnya sehingga masuk gajah ke wilayah itu," ungkap Agus. 

Akibatnya, tanaman warga ikut dirusak. Masyarakat setempat juga harus mengungsi ke desa tetangga untuk menghindari korban jiwa. 

"Ada 73 kepala keluarga yang mengungsi. Tanaman perkebunan warga juga rusak, ada tanaman tebu, padi dan tanaman produktif lainnya," ujarnya. 

Korban terdampak dari konflik satwa ini berada di Desa Menderek 27 KK, Desa Singgah Mulo 17 KK dan Desa Arul Gading 29 KK. Sementara korban yang mengungsi berada di Desa Menderek 27 KK, Desa Singgah Mulo 17 KK, dan Desa Arul Gading 29 KK. 

Tidak hanya di Bener Meriah, Kabupaten Pidie, juga sedang terjadi konflik gajah dalam beberapa hari terakhir. Kawanan gajah masuk ke permukiman warga untuk mencari pakan. Konflik gajah di Aceh marak terjadi. Terganggunya habitat hewan dilindungi itu akibat maraknya ilegal logging, alih fungsi lahan dan aktivitas penambangan, menjadi salah satu penyebab gajah turun gunung. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00