• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Tiga Jaringan Pengedar Ganja Dibekuk Polres Malang Kota

7 November
11:27 2018
1 Votes (4)

KBRN, Malang: Tiga warga Kecamatan Pakis Kabupaten Malang kini harus mendekam di jeruji besi tahanan Polres Malang Kota. Mereka ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Malang Kota setelah diketahui menyimpan narkotika jenis ganja dan sabu.

Kaur Bin Ops (KBO) Satreskoba Polres  Malang Kota, Ipda Bambang Herianta mengatakan, dari ketiga tersangka tersebut, awalnya polisi menangkap seorang tersangka berinisial AFF (22) pada 5 November 2018 lalu. Warga Jalan Tangkilisan Saptorenggo Kecamatan Pakis Kabupaten Malang ini ditangkap di Jalan Sudimoro Kelurahan Mojolangu Kota Malang. "Tersangka AFF ditangkap bersama barang bukti berupa satu bungkus plastik kecil narkotika jenis ganja," kata Bambang, Rabu (7/11/2018).

Kepada polisi, pria yang sehari-harinya bekerja di bidang swasta ini mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang berinisial EF (26) alias Gundul. Tak lama, polisi pun menangkap warga Asrikanton Kecamatan Pakis Kabupaten Malang ini bersama barang bukti berupa 10 plastik kecil berisi ganja, sebuah klip kecil sedang ganja, dan bungkus kertas coklat berisi narkotika jenis ganja. "Kami juga mengamankan barang bukti berupa dua buah lakban warna coklat berisi ganja dengan berat sekitar setengah kilogram," tuturnya.

Dari penangkapan EF, diketahui jika ia menitipkan barang ke seorang berinisial SGP (25) alias Singkek, warga Wendit Barat Desa Mangliawan Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. "Saat dilakukan penangkapan terhadap SGP, didapatkan barang bukti berupa satu linting rokok berisi narkotika jenis ganja dan empat bungkus plastik klip kecil berisi sabu, satu bungkus warna hitam, dan sebuah jaket untuk menyimpan narkotika," ujarnya.

Bambang menjelaskan, jaringan penhedar narkotika ini telah menjadi target operasi selama dua minggu. Sasaran peredarannya di wilayah kota dan kabupaten Malang. "Untuk jaringannya masih DPO, kita lakukan pengembangan lebih lanjut," ungkap Bambang.

Akibat perbuatannya, tiga tersangka tersebut dijerat pasal yang berbeda. Untuk AFF dijerat  pasal 111 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 4 sampai 12 tahun penjara. Sedangkan tersangka EF melanggar pasal 114 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 5-20 tahun penjara.

"Sementara untuk tersangka dijerat pasal 111 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 4 sampai 12 tahun penjara. Ia dikenai dua pasal karena saat ditangkap memiliki narkotika jenis sabu dan ganja," pungkasnya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00