• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Luar Negeri

Indonesia Ikut Tegakkan Disiplin Militer di Misi PBB

4 November
17:21 2018
0 Votes (0)

KBRN, New York : Penasehat Militer Perwakilan Tetap Republik Indonesia (Penmil PTRI) untuk PBB di New York, Brigjen TNI Fulad menyampaikan bahwa Pemerintah Republik Indonesia ikut aktif dan terlibat langsung serta mengambil peran strategis dalam upaya menegakkan disiplin Prajurit yang bertugas di misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di United Nations Interim Forces in Lebanon (UNIFIL).

Hal tersebut disampaikannya saat melakukan peninjauan ke Satgas Indonesia Sector East Military Police Unit (SEMPU) yang berada di UNP 7-3, Lebanon Selatan, beberapa waktu lalu. 

“Pemerintah Indonesia tidak hanya mengirimkan para Prajurit Pemelihara Perdamaian di garis depan, akan tetapi turut aktif dalam penegakan aturan hukum dan disiplin prajurit di daerah Misi Unifil,” tambahnya, dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Minggu (4/11/2018).

Wilayah timur Lebanon merupakan wilayah yang banyak terdapat Markas Pasukan Pemelihara Perdamaian dari berbagai kontingen negara-negara Troops Contributing Country (TCC).

“Oleh sebab itu, Unifil HQ merasa sangat membutuhkan kehadiran Military Police yang bertugas untuk menegakkan aturan hukum dan disiplin selama berada di Misi PBB,” ucapnya.

Bahkan Disamping Indonesia Military Police melaksanakan tugas pokok, ia juga menegaskan bahwa timnya juga melaksanakan tugas protokoler para Ketua Delegasi dari berbagai negara yang tergabung dalam Misi Unifil  yang memasuki Unifil Area Of Operation. Apalagi bahwa selama ini pelaksanaan tugas yang dilakukan oleh Indonesia Sector East Military Police Unit  dapat dilaksanakan dengan baik, sehingga sampai saat ini tidak terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh para Prajurit yang tergabung di Misi Unifil.  

Pada akhir peninjauan di Sector East Military Police Unit, Penasehat Militer Republik Indonesia untuk PBB, Brigjen TNI Fulad berkesempatan menanam pohon sebagai lambang kemakmuran, perdamaian, kesejahteraan dan keamanan Lebanon di masa yang akan datang. (Rel)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00