• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Dua Anak Meninggal Terseret Banjir di Padang

2 November
21:40 2018
1 Votes (5)

KBRN, Padang : Tak hanya merendam 600 rumah warga dan menerjang jembatan, banjir  yang melanda Kota Padang pada Jumat (2/11/2018), mengakibatkan korban jiwa. Dua orang anak dilaporkan meninggal terseret derasnya air.

"Data BPBD ada dua anak yang meninggal terseret derasnya banjir. Mereka yakni Jihan berusia 5 tahun, warga Bungus Barat, Kecamatan Bungus Teluk Kabung," ucap Rumainur, Kepala Bidang Kedaruratan Logistik BPBD Sumatera Barat (Sumbar).

Korban satu lagi yakni, seorang bocah berusia 2 tahun, bernama Pasilah Azam. Rumainur mengatakan, Pasilah warga Koto Panjang Ikur Koto, Kecamatan Koto Tangah.

"Pasilah terserer air ditemukan warga dalam keadaan sudah tak bernyawa. Sebelumnya, Pasilah sedang mandi-mandi di parit dekat rumahnya. Lalu air bah yang deras datang. Kemudian Pasilah terseret," ulasnya.

Banjir akibat luapan sungai di Kota Padang terjadi sejak Jumat sore. Tujuh dari 11 Kecamatan yang terdampak. Diantaranya Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Lubuk Kilangan, Lubuk Begalung, Pauh, Koto Tangah, Padang Utara.

Kepala BPBD Kota Padang Edi Hasymi mengatakan, banjir datang tak terduga. Air dari hulu sungai mengalir sangat deras akibat hujan sangat lebat yang mengguyur selama 3 jam.

"Air yang masuk ke permukiman warga sudah surut. Tapi harus tetap waspada karena BMKG memprakirakan hujan masih mungkin terjadi," imbaunya.

Kerusakan yang terjadi akibat banjir ini, tambah Edi, yakni jembatan di Baringin, Kecamatan Lubuk Kilangan yang  putus terseret air bah. Selanjutnya, 1 unit rumah kayu di Kecamatan Lubuk Begalung, 1 unit rumah di  Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara,  dilaporkan roboh akibat hantaman air.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00