• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Tunjukkan Solidaritas, Rakyat Palestina Berikan Bantuan Korban Gempa dan Tsunami Sulteng

11 October
20:50 2018
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Gempa dan tsunami yang terjadi di Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah, 28 September lalu, turut mendapatkan simpati dari masyarakat Palestina.

Negara yang merupakan salah satu negara sahabat Indonesia itu, mengirimkan bantuan melalui Palestinian International Cooperation Agency (PICA).

Direktur jenderal PICA, Imad Al Zuhairi, mengatakan, bantuan tersebut merupakan suatu bentuk solidaritas masyarakat Palestina kepada para korban gempa dan tsunami.

“Saya datang ke sini untuk mengungkapkan rasa yang terjalin oleh kedua negara dan bentuk simpati atas apa yang dilakukan Indonesia kepada kami selama ini. Ini adalah bentuk solidaritas kami kepada saudara-saudara kami di sini,”ujar Imad Al Zuhairi letika menggelar jumpa pers Kamis (11/10/2018) di kedutaan besar Palestina di Jakarta.

Imad menjelaskan, awalnya kedatangan tim atas instruksi langsung presiden Palestina, Mahmoud Abbas, itu adalah untuk memberikan bantuan kemanusiaan langsung ke wilayah bencana.

“Pertama kami dapat instruksi langsung dari presiden Mahmoud Abbas, untuk segera bergerak pada wilayah-wilayah yang terkena gempa dan tsunami,”imbuhnya.

Namun, menurut Imad, sejak adanya pemberitahuan dari pemerintah Indonesia akan wilayah bencana di Sulteng sebagai kawasan terisolasi, pihaknyapun memutuskan untuk menyalurkan bantuan dalam bentuk material.

“Tapi seperti yang saya katakan diawal tadi pemerintah Indonesia telah membuat peringatan terkait wilayah bencana tersebut merupakan kawasan yang ditutup. Sehingga, kami beralih ke rencana B yaitu memobilisasi berbagai sumber yang ada. Sejumlah bantuan yang diberikan oleh masyarakat Palestina kepada pemerintah Indonesia diantaranya adalah tenda, mesin genset, air minum, makanan dan keperluan bayi. Untuk saat ini instruksi yang diberikan kepada kami adalah untuk menyalurkan berbagai bantuan material ini kepada pemerintah Indonesia,”papar Imad.

Sementara, bantuan yang diangkut dengan 14 mobil box tersebut, selanjutnya disalurkan melalui badan nasional penanggulangan bencana (BNPB).

Dibagian lain Imad Al Zuhairi menyatakan, bantuan lanjutan direncanakan akan diberikan bagi penanganan pasca bencana, khususnya bagi pembangunan perumahan dengan melibatkan para ahli PICA.

“Nantinya akan ada tim pendukung yang akan datang dan berdiskusi dengan pemerintah Indonesia, untuk memfasilitasi bagi penanganan pasca bencana. Dan kami siap untuk melibatkan semua pelayanan kami dan kami tahu memiliki pengetahuan serta para ahli,”terangnya.

Perwakilan dari kementerian luar negeri RI, Nurul Aulia, mengatakan, atas nama pemerintah Indonesia memberikan apresiasi sebesar-besarnya terhadap bantuan dari masyarakat Palestina tersebut.

“Kami mengucapkan terimakasih atas bantuan ini dan memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada masyarakat Palestina. Semoga bantuan ini bermanfaat dan hubungan kedua negara semakin erat terjalin,”harap Nurul Aulia yang mewakili pihak pemerintah RI.

Duta besar Palestina di Jakarta, Zuhair Al Shun mengatakan, berbagai bantuan dari masyarakat Palestina tersebut merupakan suatu bentuk terimakasih, atas segala yang diberikan oleh masyarkat Indonesia selama ini.

“Hari ini negara Palestina menerima panggilan balasan atas dari negara Indonesia atas kejadian Palu dan Donggala atas bencana alam yang diderita oleh mereka dan juga sebagai ucapan terimakasih atas segala yang diberikan oleh masyarakat Indonesia sebagai suatu bentuk kebersamaan dan persaudaraan,”jelas Zuhair.

Bahkan, Zuhair juga menyebut bantuan yang siap diantar ke Sulawesi Tengah itu, sebagai kewajiban masyarakat Palestina dalam menjaga persaudaraan antar kedua negara.

“Bantuan yang kali ini berikan kami tidak sebutkan ini adalah sebuah bantuan dari Palestina, tapi ini adalah sebuah kerjasama atau kewajiban dari kami sebagai warga Palestina dalam bentuk persaudaraan antar kedua negara,”tutupnya. (RM)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00