• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Soekarwo Targetkan Pemulihan Daerah Terdampak Gempa Tiga Minggu

11 October
18:29 2018
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Pemulihan pasca gempa menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Bahkan gubernur Soekarwo menargetkan tiga minggu pembangunan dan pemulihan daerah terdampak gempa dapat diatasi.

Gempa M 6,4 yang kemudian telah dimutakhirkan menjadi M6,3 oleh BMKG itu dini hari tadi terasa di seluruh wilayah Jawa Timur meliputi Kabupaten/Kota Situbondo, Jember, Banyuwangi, Lumajang, Kab. Probolinggo, Kota Probolinggo, Bondowoso, Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Kab. Pasuruan Kota Pasuruan, Kota Batu, Kota Malang, Kab. Malang, Kab. Blitar, Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Kab. Mojokerto, dan Kota Mojokerto.

“Untuk semua rumah yang rusak tanggung jawab pemerintah provinsi, dikerjakan oleh kodam plus polisi. Untuk yang sakit tanggung jawab pemerintah provinsi, yang meninggal kita santuni. Besok semoga semua cepat sudah bisa dihitung oleh zeni angkatan darat”, ujar Soekarwo, Kamis (11/10/2018).

Soekarwo menjelaskan bahwa setelah kunjungannya menggunakan helikopter Polda Jatim ke kepulauan Sapudi, Sumenep. Terdapat sekitar 210 rumah rusak di kecamatan Gayam. Dengan perincian 2 rumah rata dengan tanah, 30 rusak berat, 80 rumah mengalami rusak sedang, dan rusak ringan sebanyak 100 rumah. 1 masjid rusak serta 1 lembaga pendidikan juga mendapatkan kerusakan akibat gempa. Sedangkan di kecamatan Nung Gunung terdapat 36 rumah yang rusak.

Untuk logistik pengobatan korban gempa, Pemprov Jatim pada kamis malam (11/10/2018) akan mengirimkan tenda rumah sakit karena 27 puskesmas di kepulauan Sapudi dinilai kurang nyaman tempatnya. Sedangkan bagi masyarakat yang takut pulang ke rumah akan disediakan tenda darurat untuk berteduh dan menginap jika khawatir terjadi gempa susulan.

“Malam ini dan besok akan dikirim rumah sakit dari tempatnya Polda dan angkatan darat yaitu rumah sakit tenda. Dan juga kiriman tenda karena tidak berani masuk rumah, nanti di lapangan didirikan tenda agar tidur di tenda-tenda”, tambah Pria yang disebut Bapak UMKM ini.

Sementara itu Pemprov Jatim memerlukan bantuan tambahan dokter Ortopedi dan ahli bedah karena di wilayah tersebut, banyak korban yang menderita patah tulang. Dan Soekarwo berharap kepada pemerintag pusat bahwa bencana alam yang terjadi di Jawa Timur cukup diatasi pemerintah setempat saja.

“Kalau Menteri Sosial menurut Saya atau pemerintah pusat, ndak usahlah. Ini urusan provinsi dan kabupaten saja”, kata Soekarwo.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00