• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Minta Jatah Rp80 Juta ke Peserta, Kades di Sragen Ini Jadi Tersangka Korupsi Seleksi Perangkat Desa

11 October
16:32 2018
0 Votes (0)

KBRN, Surakarta : Polres Sragen, Jawa Tengah, akhirnya resmi menetapkan Kepala Desa (Kades) Saradan, Kecamatan Karangmalang, Sragen, Anis TW (42), sebagai tersangka dalam kasus kecurangan seleksi Perangkat desa (Perdes).

Anis diduga mempengaruhi ketua tim penjaringan dan penyaringan Perdes di desanya dengan merubah nilai dari tim penguji, untuk memuluskan salah satu peserta seleksi Perdes di desanya. Penetapan status tersangka terungkap ketika yang bersangkutan dipanggil menjalani pemeriksaan ke Polres Sragen, Rabu (10/10/2018).

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman ditemui di Mapolres, mengatakan, Kades Saradan merupakan terlapor pertama yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus skandal seleksi Perdes Sragen. Kades tersebut merupakan buntut dari 21 laporan maupun aduan soal indikasi kecurangan dan praktik manipulasi dalam seleksi Perdes yang digelar serentak di 192 desa Agustus 2018 lalu.

"Tersangka dengan modus melakukan pemaksaan terhadap salah seorang peserta untuk memberikan imbalan Rp 80 juta agar dapat lolos seleksi perangkat desa Saradan," kata Arif Budiman kepada wartawan, Kamis (11/10/2018).  

Selain itu tersangka juga melakukan pemalsuan hasil ujian seleksi yang telah diterbitkan LPPM salah satu perguruan tinggi yang menjadi pelaksana tes seleksi. Oleh sebab itu dalam kasus ini Kades Saradan menyalahi 2 Pasal yakni,  12E dan atau pasal 9 undang-undang tindak pidana korupsi (tipikor).

"A kita jerat dengan dua pasal tipikor, dengan ancaman masing-masing 6 tahun dan 10 tahun penjara," tandas Arif Budiman.

Sementara itu Perihal kemungkinan ada tersangka lain di seleksi Perdes Desa Saradan, Kapolres menyampaikan saat ini masih dilakukan pengembangan penyidikan. Termasuk Kades-kades atau panitia seleksi di desa lain yang juga turut dilaporkan, memiliki kemungkinan yang sama. Pihaknya berjanji akan menuntaskan satu-persatu kasus yang telah menyita perhatian masyarakat dua bulan lalu itu.

"Penetapan Kades Saradan ini tahap pertama, kemudian akan ada tahapan selanjutnya. Karena saat ini timnya masih mengintensifkan pemeriksaan lanjutan untuk melengkapi berkas. Tunggu saja perkembanganya," pinta Arif.

Kasat Reskrim AKP Juli Monasoni menambahkan  Menurutnya, meski sudah ditetapkan tersangka, Kades Saradan sementara memang tidak dilakukan penahanan.

“Kita tetapkan tersangka, tapi memang belum ditahan,” tandasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00