• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Komisi VI DPR RI Takjub Lihat Produksi Kereta Buatan PT INKA

11 October
16:23 2018
0 Votes (0)

KBRN, Madiun : Komisi VI DPR RI melakukan kunjungan kerja (kunker) ke PT INKA (Persero) Madiun, Kamis (11/10/2018). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau kinerja PT INKA dalam usahanya mengembangkan pasar potensial domestik dan internasional. Sebagai salah satu perusahaan penerima Penyertaan Modal Negara (PMN), dewan juga memantau penggunaannya selama dua tahun terakhir.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Azam Azman Natawijana menilai, kualitas produksi yang dihasilkan PT INKA (Persero) cukup bagus dan memadai sehingga bisa bersaing dengan negara lain. Ini dibuktikan dengan pangsa pasar PT INKA yang sudah merambah ke Asia dan Afrika.

“Kami mendorong pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk mempergunakan produksi dalam negeri yaitu PT INKA sehingga lapangan kerja bisa diakomodir lebih banyak. Jangan sampai industri ini kehabisan pasar. Kita menghimbau kepada pengambil keputusan untuk memperhitungkan dan TKDN kita dorong juga. Yang memang belum bisa kita buat kita impor nggak masalah, tapi saya lihat tadi komponen lokalnya sudah banyak, hanya traksi-traksinya saja yang belum bisa dibuat di dalam negeri,” ungkap Azam, Kamis (11/10/2018).

Dengan kunker tersebut, Komisi VI DPR RI mendorong pemerintah pusat maupun pemerintah daerah menggunakan produk transportasi massal dari PT INKA (persero) dalam mendukung transportasi di Indonesia demi menekan ketergantungan impor dari luar negeri.

Sementara itu Direktur Produksi PT INKA (Persero), Bayu Waskito
dalam keterangan tertulisnya menyatakan, terkait penggunaan PMN, sekitar Rp1 Triliun telah dialokasikan ke dalam tiga bidang yakni modal kerja, revitalisasi workshop di Madiun dan pembangunan workshop baru di Banyuwangi.

Saat ini, PT INKA (persero) Madiun sedang menyelesaikan produksi pasar domestik dan luar negeri. Untuk pasar domestik, PT INKA sedang menyelesaikan pesanan PT KAI diantaranya 438 kereta penumpang dan 31 trainset Light Rail Transit (LRT) Jabodebek.

Sedangkan dari luar negeri, PT INKA sedang memproduksi 250 kereta penumpang pesanan Bangladesh Railway. Untuk tahun depan, PT INKA akan mengekspor 3 lokomotif, 6 trainset Diesel Multiple Unit (DMU) dan 15 kereta penumpang untuk diekspor ke Filipina menindaklanjuti kontrak beberapa waktu lalu.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00