• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Delegasi IMF-WB Annual Meeting Eksplorasi Keindahan Bali

11 October
12:02 2018
0 Votes (0)

KBRN, Denpasar : Delegasi IMF-World Bank Annual Meeting 2018 mulai mengeksplorasi keindahan alam, dan kekayaan seni budaya Bali. Hal itu ditunjukkan dari kunjungan peserta pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia ke sejumlah destinasi.

Ketua DPD Asosiasi Biro Perjalanan dan Wisata (ASITA) Bali, I Ketut Ardana menjabarkan, beberapa objek dan daya tarik wisata yang sudah didatangi diantaranya Ubud, dan Taman Ayun. Meski demikian ia yakin, lokasi wisata lain juga tidak luput dari kunjungan para delegasi. 

"Tetapi kami yakin sekali kalau mereka jalan sendiri pasti objek-objek terdekat seperti Uluwatu, kemudian GWK (Garuda Wisnu Kencana), Kuta, kemudian Tanah Lot itu pasti adalah tempat-tempat yang mereka kunjungi," katanya kepada RRI di Denpasar, Kamis (11/10/2018). 

ASITA dikatakan telah menyiapkan 33 paket wisata kepada para delegasi. Seluruh paket wisata itu merupakan kombinasi objek wisata unggulan Pulau Dewata. Ardana mengungkapkan, sebagian besar delegasi memiliki ketertarikan untuk menikmati seni, budaya, dan adat istiadat Bali. 

"Budaya pastilah, karena Bali ini kan daya tariknya memang budaya. Kalau kita bicara pemandangan, panorama kan ditempat lain, di negara lain banyak yang bagus-bagus. Tetapi kalau kita ngomong Bali ini kan pasti budayanya yang menjadi daya tarik utamanya selain memang fasilitas lain yang dimiliki oleh destinasi Bali ini," ungkap Ardana. 

"Karena Bali ini kan dari fasilitas seperti hotelnya, restoran dan lain sebagainya lah termasuk atraksi wisatanya, kan banyak yang sangat menarik," imbuhnya. 

Ketut Ardana memperkirakan, 20% dari 34.000 delegasi IMF-World Bank Annual Meeting 2018 akan memanfaatkan waktu luang dengan bertandang ke sejumlah objek dan daya tarik wisata. 

"Kita harapkan paling tidak 10% sampai 20% itu mereka pasti akan berwisata ya, kenapa demikian? Karena kita harus ingat juga bahwa delegasi IMF ini kan fokus mereka adalah pertemuan, dan disamping itu juga harus diingat bahwa banyak diantara mereka itu sudah sering ke Bali, tetapi pasti juga banyak diantara mereka yang belum pernah kesini. Jadi itulah kesempatan bagi mereka untuk bisa tahu, bisa mengenal Pulau Bali ini seperti apa," ucapnya. 

Besarnya animo delegasi menurut Ketua DPD ASITA Bali harus diimbangi dengan kesigapan pengelola objek dan daya tarik wisata. Oleh karenanya, pengelola diminta memperhatikan beberapa hal, semisal sisi keamanan, kenyamanan, dan kebersihan. 

"Pertemuan IMF ini kan sudah cukup lama disuarakan, bahwa itu akan ada di Bali. Selain memang Bali ini sebagai destinasi wisata dunia yang setiap objek wisata itu pasti mereka berusaha bekerja keras untuk menata objeknya," ujarnya. 

“Apalagi ada tamu-tamu penting dari IMF ini, saya yakin mereka juga pasti akan membenahi sesuatu yang kurang di objeknya pasti mereka akan tingkatkan kualitasnya. Mungkin toiletnya menjadi lebih bersih dan lain sebagainya. Kebersihan lingkungannya, kan pasti itu ya, saya yakin seperti itu," pungkas I Ketut Ardana.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00