• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

LSM Legal Masih Menjadi Mitra Pemkab Madiun dalam Pembangunan

11 October
10:18 2018
0 Votes (0)

KBRN, Madiun : Keberadaan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bisa memberi warna terhadap strategi pembangunan negeri ini, karena  tampil sebagai penganjur pembangunan alternatif yang didasari keyakinan bahwa masyarakat memiliki potensi.  

Dalam beberapa dekade terakhir, LSM berdiri dan tumbuh subur di mana-mana. Di Kabupaten Madiun saja saat ini ada sekitar 75 LSM.  Dari jumlah tersebut, tinggal 80 persen yang aktif kegiatannya di berbagai bidang, sisanya mati suri. Dalam aktivitasnya, LSM itu sering mendapat pujian sekaligus kritikan karena kejelian mereka mengkritisi segala kebijakan yang merugikan rakyat. Namun disinyalir ada juga LSM yang dalam aktivitasnya malah melakukan perbuatan yang menyimpang atau sengaja mencari celah untuk dimasuki demi mendapatkan keuntungan pribadi.  

Kepala  Badan Kesatuan Bangsa Politik dalam Negeri (BAKESBANGPOLDAGRI) Kabupaten Madiun, Agus Budi Wahyono Ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Rabu (10/10/2018), meyakini LSM yang melakukan tindakan menyimpang itu adaalah LSM abal-abal, atau LSM yang tidak terdaftar di Bakesbangpoldagri. 

“Kita mengadakan pertemuan secara rutin, menekankan bahwa LSM itu sebagai mitra kerja daripada pemerintah.  Kan sekarang itu mengaku LSM itu juga.  Yang masuk di Kesbang ini mereka yang sudah legal formal, ada semacam legalitas keorganisasian. Itu kita kumpulkan, kita koordinir,” kata Agus, Kamis (11/10/2018).

Keberadaan LSM diharapkan bisa membangkitkan kesadaran golongan masyarakat menengah terhadap masalah kemiskinan, ketidakadilan sosial, dan masalah Hak Asasi Manusia (HAM). Dan pemerintah sangat  memerlukan LSM sebagai mitra, dalam melakukan pembangunan.

  • Tentang Penulis

    Moch. Haryono

    Ada Kepiting di Rumah Kaca ......... Ada Berita Penting, Silakan Dibaca

  • Tentang Editor

    Heri Firmansyah

    Redaktur RRI-Online

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00