• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Evaluasi Pilgub 2018, KPU Gelar FGD Guna Formulasi Lebih Baik ke Depan

11 October
09:45 2018
0 Votes (0)

KBRN, Mataram : Komisi Pemilijan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar Focus Groop Discussion (FGD) Evaluasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (11/10/2018) di Mataram.

Ketua KPU NTB Lalu Aksar Ansori menyatakan bahwa pihaknya mengajak semua pihak untuk sama sama menjadikan tahapan evaluasi sebagai langkah untuk menuju tahapan lainnya.

“Dan tahapan evaluasi ini kami anggap sama petingnya dengan tahapan lainnya,” katanya.

“Tahapan evaluasi ini juga merupakan muara dari tahapan tahapan - tahapan lainnya,” tambahnya.

Ia mengatakan, secara aturan dalam PKPU bahwa tahapan evaluasi harus dilaksanakan guna kesempuranaan kedepan.

“Maka karena  itu kritik masukan terkait pelaksanaan pilkda diberikan dalam tahapan evaluasi ini,” tandasnya.

Menurut Aksar Ansori, hasil FGD ini secara internal akan di rumuskan kembali oleh KPU dan jajaran ditingkat kabupaten kota serta akan menjadi dokomen hasil pilkda 2018.

Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB Lalu Wirajaya menyatakan, pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap Pilkada 2018 lalu mulai tahapan perencanaan hingga pembiayaan serta fasilitas lainnya.

“Dalam proses anggaran kita on skedul disukseskan baik untuk penyelenggara yakni KPU dan Bawaslu,” tandasnya.
Dana yang dianggarkan berasal dari  dana hibah dimana anggaran sebesar 167 miliar lebih diberikan ke KPU NTB, Bawaslu 41 miliar lebih dan untuk pengamanan dalam hal ini Polda NTB sebesar 30 miliar.

“Ini adalah satu bentuk komitmen pemerintah provinsi untuk suskeskan pilkada 2018. Kemjdian
Bahkan dalam masa persiapan pemprov  berusaha membantu penyelenggara dalam bentuk sosialisasi di  10 kabupaten kota di NTB.
Lebih jauh disebutkannya, pilkada NTB berjalan lancar dan menghasilkan tingkat partisipasi pemilih tertinggi meencapai 75 persen.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00