• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Asian Para Games 2018

Atlet asal NTT Sumbang 1 Medali Perak di Asian Paragames 2018

10 October
16:23 2018
1 Votes (5)

KBRN, Kupang : Atlet atletik paralimpic andalan Nusa Tenggara Timur Philipus Kolimau berhasil mendulang satu medali perak untuk kontingen Indonesia dari cabang olahraga atletik nomor lari 400 meter T-20 Putera.

Ketua National Paralympic Committe (NPC) Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Haning mengatakan, keberhasilan Philipus Kolimau diluar dugaan pelatih atletik paralimpic Indonesia, karena pada babak pengisian yang berlangsung 8 Oktober 2018, mengalami catatan waktu yang buruk yakni, 53.71 detik.

Akan tetapi kondisi tersebut berubah ketika Philipus tampil pada babak final yang berlangsung 9 Oktober dan berhasil menempati urutan kedua setelah pelari asal Malaysia Nasarudin.

Menurut Viktor Haning, keberhasil atlet Paralimpic asal NTT Philipus telah membanggakan nama Indonesia dan nama besar Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam multi event sekelas Asian Paragames 2018 di Jakarta.

“Jujur saya sampaikan bahwa, pelatih nasional mereka tidak mengandalkan Philipus karena trakrecort pada babak pengisian itu dia mencatat waktunya cukup buruk yakni 53.71 detik itu terlalu lambat. Tetapi puji Tuhan dia berhasil dibabak final dan berhasil meraih posisi kedua dengan catatan waktu lebih cepat yakni 50.28 detik sebagai yang tercepat di Indonesia,” ujar Viktor ketika dihubungi RRI di Jakarta, Rabu (10/10/2018).

“Memang harus diakui juga bahwa pelari asal Malaysia itu adalah pesaing terberatnya dan dia pantas meraih juara satu dan berhasil memecahkan rekor Asia yakni 49 koma 32 detik. Dan yang kemarin di Malaysia Philipus pegang itu 49 koma 71 detik,” jelasnya lebih lanjut.

Ketua  NPC Provinsi Nusa Tenggara Timur Viktor Haning juga menuturkan, hasil pantauannya di Gelora Bung Karno, Philipus berlomba tanpa beban walaupun hanya berada pada lintasan ketujuh yang sangat sulit bagi seorang pelari untuk meraih juara.

Dijelaskan, pada 100 meter terakhir Philipus mencoba mengejer pelari Malaysia Nasarudin, akan tetapi hasilnya sangat sulit untuk tercapai dan hanya mampu meraih posisi kedua pada garis finis, sekaligus memetik hasil medali perak untuk kontingen Indonesia.

“Ya jujur saya melihat bahwa, akibat Lipus berada dilintasan ketujuh, sedangkan pelari Malaysia dia berada dilintasa empat. Diah berharap berada dilintasan dalam saat babak pengisian. Tetapi kita bersyukur dia bisa mendapat posisi kedua dan meraih medali perak. Kita akui ini dan pantas mendapat apresiasi, khususnya kami dari NPC NTT, masyarakat, dan Gubernur Nusa Tenggara Timur yang selalu mendukung kami,” tegasnya.

Atas nama Pengurus NPC Nusa Tenggara Timur, Pelatih, dan para Atlet NCP NTT, Ketua NPC NTT Viktor Haing juga menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah dan Masyarakat Nusa Tenggara Timur yang telah member dukungan dan suport.

Pihaknya tetap berharap ada perhatian Pemerintah Indonesia dan Provinsi Nusa Tenggara Timur terhadap Philipus yang sudah mengangkat naba baik Negara dan daerah dilevel Asia.

Menurutnya, walaupun hanya olahraga Disabilitas, NPC NTT tetap merasa bangga dengan hasil satu atlet yang turun disatu nomor lomba yakni 400M T-20 berhasil meraih 1 medali perak untuk kontingen Indonesia.

Hasil lomba lari 400 meter T-20 Putera pada Asian Paragames 2018, medali emas diraih pelari Nasarudin asal Malaysia dengan catatan waktu 49.32 detik, medali perak diraih Philipus Kolimau asal Indonesia dengan catatan waktu 50.28 detik dan medali peruggu diraih pelari Indonesia Endi Thine dengan catatan waktu 50.62 detik. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00