• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kuliner Nusantara

Beda Ayam Geprek dan Ayam Penyet

10 October
12:56 2018
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Satu tahun belakangan, hidangan ayam geprek mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia. Ayam geprek pertama kali dibuat di Yogyakarta pada 2003. Pemilik warung makan di Jalan Wulung Lor, Papringan, yakni Ruminah yang pertama kali membuat ayam geprek.

Pada 2017, selebriti Ruben Onsu merintis bisnis ayam geprek di Jakarta. Sejak saat itu warung ayam geprek bertebaran di Tanah Air, termasuk Ayam Geprek & Es Teler (PREKLER) NATASYA yang beralamat di Perum Pondok Majapahit 1 Blok A No. 6 Bandungrejo, Mranggen, Kabupaten Demak, miliki Saqilla Tristy Natasya, Alumni Tataboga SMK 6 Semarang tahun 2018, yang saat duduk di Semester 1 Fakultas Teknik Jurusan Tata Boga Chef Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Uniknya sebelum ada ayam geprek, masyarakat Indonesia mengenal kuliner yang hampir serupa yaitu ayam penyet. 

Menurut Tasya, panggilan akrab gadis kelahiran 17 Januari 2000 ini, meski keduanya adalah hidangan ayam goreng dan sama-sama diberi sambal, ayam geprek dan penyet adalah dua hidangan yang berbeda. 

"Ayam geprek merujuk pada hidangan berupa ayam goreng tepung garing yang diulek bersamaan dengan sambal. Ayam geprek bisa dibilang hidangan cepat saji dengan cita rasa Indonesia," jelasnya ketika ditemui di Warungnya, Perum Pondok Majapahit 1 Blok A No. 6 Bandungrejo, Mranggen, Kabupaten Demak, Rabu (10/10/2018).

Menurutnya, ayam goreng tepung dikenal berasal dari Amerika Serikat, ditambahkan sambal khas Nusantara. Bedanya dengan Ayam Penyet, Ayam penyet adalah hidangan ayam ungkep bumbu kuning yang diberi sambal di atasnya. 

"Bumbu ayam penyet terbilang lebih kompleks karena terdiri dari berbagai bumbu dan rempah Nusantara. Seperti ketumbar, kemiri, kunyit, lengkuas, daun salam, bawang merah, dan bawang putih," imbuhnya.

Lebih lanjut dijelaskan,  ayam kemudian dimasak dalam tempo lama dengan api kecil. Hal ini dimaksud agar bumbu menyerap sempurna dan tekstur daging menjadi sangat lembut. Teknik memasak ini dalam Bahasa Jawa disebut ungkep. Setelah ayam selesai diungkep, baru digoreng di minyak panas, kemudian dipenyet atau ditekan dengan ulekan agar potongan ayam agak gepeng. Tidak lupa diberi sambal di atas ayam goreng kuning tersebut. 

Dari segi tekstur menurutnya, ayam geprek dan ayam ungkep juga berbeda. Sebab proses memasak dan ulek ayam pada keduanya berbeda. Jika ayam penyet mengandalkan teknik masak ungkep agar daging lembut, maka ayam geprek mengandalkan tenaga si pengulek.

"Daging ayam geprek diulek sampai lepas dari tulangnya dan bercampur rata dengan sambel. Pada ayam penyet, daging ayam tidak sampai lepas dari tulang dan proses ulek hanya menekan pelan tidak membuat hancur bentuk potongan ayam," pungkasnya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00