• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

DPRK Banda Aceh Terima Kunjungan DPRD Pasuruan Jatim

10 October
06:30 2018
0 Votes (0)

KBRN, Banda Aceh : Ketua Dewan Perwakilan Rakya Kota (DPRK) Banda Aceh Arief Fadillah menerima kunjungan kerja Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Banda Aceh, Selasa, (9/10/2018).

Kehadirian sejumlah anggota komisi III bidang pembangunan DPRD Pasuruan tersebut dalam rangka melakukan kunjungan kerja atau studi banding terkait pengelolaan tata ruang di kota Banda Aceh.

“Kehadiran kami kesini ingin melakukan shering, konsultasi, koordinasi dengan anggota DPRK Banda Aceh terkait tata ruang untuk mempercepat pembangunan infrastruktur Pasuruan,” kata Rusdi ketua Komisi III DPRD Paseruan dalam sambutanya.

Sementara Ketua DPRK Banda Aceh Arief Fadillah dalam sambutanya menyampaikan Anggaran dan pendapatan Banda Aceh mencapai 1,3 triliun jajaran DPRK Banda Aceh terdiri dari empat komisi. Secara umum Kota Banda Aceh mengandalkan pendapatanyan dari sektor pariwisata pajak dan sebagainya.

Dalam tatanan nasional Banda Aceh memperoleh WTP sepuluh kali secara berturut turut, dan beberapa prestasi baik nasional maupun internasional. "Banda Aceh ini banyak membangun sisasity dengan negara negara luar, dan melakukan komunikasi terkait pembangunan dengan beberapa negara  lainnya,"sebutnya.

Mengacu undang undang nomor 11/2006 Aceh tentang pemerintah Aceh dimana pemerintah pusat memberikan wewenang untuk melakukan kerja sama dengan luar negeri lansung selama tidak mengancang keutuhan negara republik Indonesia.

Maka selama ini kota Banda Aceh banyak melakukan kerja sama dengan kota kota di luar negeri sisasity, kerja sama dalam meningkattkan kapasitas aparatur, meningkatkan sistem sarana dan prasarana kota Banda Aceh.

Ia juga juga mengakui, selama ini sudah melakukan kerja sama dengan Islamabad Turky dalam tataruang, Qatar, Jepang dan beberapa negara lainya. Terkait dengan sistem tataruang tambahnya Kota Banda Aceh ini sangat rendah dari permukaan laut.

Jadi kota ini dibantu dari pembangunan pembangunan pompa irigasi, dengan sistem ini dapat mencegah terjadinya banjir, yang tertangani dengan baik, maka Banda Aceh salah satu kota yang diklaim tata ruangnya itu terbaik di Indonesia.    

“Alhamdulillah dengan adanya pertemuan kita berharap ada komunikasi yang baik dengan kabupaten Pasuruan, sehingga kami berharap ada hal lain yang bisa disampaikan untuk pembangunan Banda Aceh mendatang,” kata Arief Fadillah.

Banda Aceh sudah sangat lama dan melewati berbagai rintangan baik konflik dan bencana alam, pasca tsunami Banda Aceh ini dari sembilan kecamatan tiga kecamatan habis ditimba tsunami diperkirakan pada saat itu dibutuhkan 15 tahun baru bisa normal kembali.

“Namun dibawah kepemimpinan walikota Banda Aceh sebelumnya ini bisa normal kembali dalam jangka waktu lima tahun, sebagaimana kita lihat saat ini Banda Aceh jauh dari maju dari kota kota lain di Aceh,” katanya lagi.

Pada kesempatan itu Arief Fadillah juga menyampaikan berbagai ekowisata di kota Banda Aceh yang dapat dikunjungi, baik itu wisata religi, budaya, kuliner dan wisata tsunami.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00