• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kuliner Nusantara

Cokelat Jadi Kuliner Khas Gunungkidul

2 October
18:38 2018
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta terus berupaya mengembangkan coklat sebagai salah satu kuliner khas, mengingat selama ini masyarakat belum banyak yang bisa memanfaatkannya.

Salah satu upaya mengoptimalkan komoditas pangan olahan biji kakao atau cokelat, adalah dengan digelarnya ‘Festival Cokelat’ di Gunungkidul, yang nantinya diharapkan dapat meningkatkan konsumsi cokelat di masyarakat.

Penggagas Festival Cokelat, Asmono Wikan kepada RRI mengatakan, tidak hanya geliat usaha, tingkat konsumsi coklat oleh masyaraat Gunungkidul masih rendah. Padahal kabupatem terluas di DIY ini memiliki potensi bahan dasar cokelat yang besar. 

“Konsumsi cokelat oleh masyarakat saat ini berbanding terbalik dengan negara-negara di eropa. Di sana konsumsi cokelat menjadi gaya hidup. Padahal faktanya, Gunungkidul menjadi penghasil cokelat dengan kualitas yang baik,” tuturnya, Selasa (2/10/2018).

Cokelat memang dikenal sebagai komoditas kuliner mahal. Hal tersebut, menurut Asmono, justru menguntungkan petani cokelat. Sebab, jika semakin populer, ditunjang peningkatan kemampuan mengolah yang dilakukan UKM, maka akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gunungkidul.

Festival Cokelat yang digelar di Jl. Gereja, Kecamatan Wonosari ini diikuti belasan UKM pengolah cokelat. Dalam kesempatan ini hadir pula Bupati Gunungkidul, Badingah. Kepada pelaku UKM pihaknya berharap, cokelat menjadi ikon kuliner berikutnya setelah belalang, gatot serta tiwul.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00