• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Cegah Kecanduan Gawai, SD Santa Maria Bangkitkan Permainan Tradisional

23 September
15:19 2018
1 Votes (5)

KBRN, Surabaya : Permainan tradisional mulai terkikis dengan munculnya permainan-permainan modern. Disadari atau tidak, generasi milenial atau akrab disebut 'anak zaman now' lebih menyukai permainan di gawai dibanding permainan yang melibatkan gerakan fisik. 

Guna kembali melestarikan permainan tradisional tempo dulu Sekolah Dasar (SD) Katolik Santa Maria Surabaya menggelar acara bertajuk ‘Sanmar Challenge 2’.

Ketua Panitia acara, Anita Berti mengatakan, acara ini sudah digelar dua kali. Permainan tradisional ini sengaja digelar dengan tujuan untuk mengajarkan dan mengenalkan budaya tradisional sejak dini.

"Dalam Sanmar Challenge ini, terdapat banyak lomba yang bisa dilakukan beregu, berkeluarga maupun perseorangan. Karena kita ingin mengajak para orang tua agar lebih dekat dengan sang anak dan tidak secara mudah untuk memberikan gawai kepada buah hatinya," ungkap Anita di konfirmasi RRI, Minggu (23/9/2018).

Diakui Anita fenomena 'kids zaman now’ dengan aktif memainkan gadget menjadi keprihatinan bersama,"Oleh karena itu acara ini digelar, supaya mereka menghidupkan kembali budaya tradisi permainan tradisional yang semakin lama semakin hilang," terangnya.

Selain itu, memainkan permainan tradisional, lanjut Anita, bisa lebih merekatkan hubungan antara orang tua dan anak. Dalam acara ini, para siswa mengikuti beragam permainan yang dilombakan.

Seperti lomba fashion show, robotik, mewarnai, serta perlombaan permainan tradisional lainnya.

"Untuk permainan tradisional yang dimainkan diantaranya engklek, gasing, enggrang, bolling Jawa (boy-boyan), dan banyak lagi, ini sekaligus bentuk melestarikan permainan tradisional," urainya.

Permainan tradisional secara massal di gelar di halaman SD Santa Maria Surabaya, Sabtu (22/9/2018). Terdapat 750 murid taman kanak-kanak (TK) dan SD dari kota Surabaya, Sidoarjo dan Gresik.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00