• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemilu 2019

Setelah Diperbaiki, DPT Pemilu 2019 di Kalbar Susut

14 September
22:40 2018
0 Votes (0)

KBRN, Pontianak : KPU Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar rapat pleno terbuka penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPT-HP), di Kantor KPU setempat, Jum’at (14/9/2018). Pada rapat pleno yang dihadiri KPU dan Bawaslu se Kalbar itu, jumlah DPT hasil perbaikan berkurang sebanyak 5.744 pemilih. 

Ketua KPU Provinsi Kalbar Ramdhan mengatakan, setelah dilakukan tracking terhadap DPT sebelumnya dan data pemilih dari Bawaslu dan partai politik serta daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4), maka diperoleh DPT hasil perbaikan sebesar 3.538.838 pemilih. Sedangkan DPT sebelumnya, 3.544.582 pemilih tersebar di 16.218 TPS.

“Ini hasil pencermatan bersama yang kami lakukan ya. Kami sudah mencoret DPT ganda identik. Ini sudah sesuai dengan ketentuan karena disingkronkan dengan data pembandingnya yaitu DP4,” kata Ramdhan di Kantor KPU Kalbar Jalan Subarkah No. 1 Kota Pontianak.

Selanjutnya jelas Ramdhan, KPU Provinsi Kalbar akan mengirim data ini ke KPY Pusat untuk di plenokan secara nasional. Jadwalnya tanggal 15-16 Spetember 2018.

“Ini sudah valid dan diterima semua pihak. Kita segera kirim ke KPU pusat,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Komisioner Bawaslu Provinsi Kalbar Faisal Riza menegaskan, apa yang sudah dilakukan oleh KPU Kalbar adalah upaya maksimal. Karena KPU bekerja dibatasi waktu, khususnya terkait perbaikan DPT ini.

Namun menurutnya, DPT hasil perbaikan ini bukanlah data yang final. Karena KPU dan Bawaslu masih akan terus melakukan perbaikan terhadap DPT pemilu 2019. Upaya ini adalah untuk memastikan hak politik masyarakat dan mengefisienkan logistik pemilu.

“Ini bukan finalm karena data akan terus diperbaharui. Nanti akan ada DPK (daftar pemilih khusus. Belum lagi pemilih pemula yang pada hasi pencoblosan berusia 17 tahun. Atau pemilih yang di lapas dan lainnya,” pungkas Faisal.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00