• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Pelaku Pencurian Selamat dari Amuk Masa

14 September
19:50 2018
0 Votes (0)

KBRN, Cimahi : Video amuk massa terhadap pelaku pencurian yang sempat viral di media sosial dua hari terakhir, ternyata kasus pencurian di rumah kosong yang terjadi hari Senin (10/9/2018), di Komplek Perumahan Suaka Indah, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

Dalam video berdurasi 18 detik, terlihat bagaimana masyarakat melakukan pengeroyokan terhadap dua orang pemuda yang tertangkap tangan melakukan pencurian di rumah korban Sani Kusuma Winardi di Jalan Gajah nomor 5 Komplek Perumahan tersebut.

Untungnya aksi amuk warga tersebut berhasil dilerai oleh seorang tokoh masyarakat bernama Alfian, sehingga tersangka yang sempat babak belur itu terselamatkan dan diserahkan kepada pihak yang berwajib.

"Memang benar kami mendapat laporan warga dengan adanya amuk massa terhadap 2 tersangka terduga pelaku pencurian disebuah rumah yang lagi kosong ditinggal pemilikya,"ungkap Kapolsek Cimahi Selatan AKP. Sutarman ketika dikonfirmasi RRI, Jum'at(14/9/2018).

Ditemui di kantornya Komplek Perumahan Pharmindo, Melong siang tadi, Kapolsek menjelaskan, pelaku kepergok warga saat sedang mencuri di rumah korban dengan cara mencongkel pintu menggunakan linggis.

"Tersangka ini berhasil mengambil 1 laptop merek Asus warna hitam, 1 buah spiker blutut,  kemudian satu buah deodoran merek Axe warna hitam dari rumah korban. Sedangkan alat bukti yang digunakan pelaku aeperti 1 unit sepeda motor yamaha vixion, 1 linggis, 1 sarung tangan, 1 ransel atau tas gendong , sudah kami amankan sebagai barang bukti,"ujarnya.

Kapolsek menjelaskan, aksi pencurian itu dilakukan oleh tersangka Roni Widianto 37 tahun warga Jalan Ibu Ganirah Kelurahan Cibeber Cimahi Selatan, dengan cara merusak kunci pintu dengan linggis.

"Namun naas baginya, aksinya itu kepergok warga sehingga akhirnya diapun menjadi bulan-bulanan warga hingga babak belur.Hal itu juga menimpa Anwar seorang supir angkot, yang menunggu tersangka Roni diatas sepeda motor sehingga ikut menjadi bulan-bulanan warga,"terangnya.

Dalam pemeriksaan penyidik dan pengakuan tersangka Roni, ternyata Anwar tidak terlibat dalam kasus pencurian itu, dia hanya diminta mengantar Roni kerumahnya, yang ternyata bukan dan dia juga tidak mengetahui kalau saat diminta mengantar Roni, tersangka itu akan melakukan pencurian.Oleh karena itu kata Kapolsek, setelah melalui beberapa prosedur Anwar dikembalikan kepada keluarganya.

"Tersangka Roni adalah residivis kambuhan dan sudah 3 kali masuk penjara, untuk kasus yg sama, dan baru 2 bulan keluar dari LP Kebon Waru Bandung,"imbuhnya.

Menyinggung aksi penganiayaan yang dilakukan warga kata Kapolsek, pihaknyapun akan melakukan penyidikan, dan telah memeriksa sejumlah warga dan saksi.

"Aksi main hakim sendiri tidak boleh dilakukan warga apapun alasannya, karena itu melanggar hukum,"tegas Kapolsek.

Tersangka Roni saat ini dijebloskan ke sel tahanan Polsek Cimahi Selatan sambil menunggu proses hukumnya, dan oleh penyidik akan dijerat dengan pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00