• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Don da Costa : Berusaha Menjadi yang Terbaik dan Bermanfaat bagi Banyak Orang

14 September
15:52 2018
0 Votes (0)

KBRN, Jambi :  Udara di Kota Jambi mulai terasa menyengat, padahal waktu baru menunjukkan pkl 08.00 WIB. Pagi ini, Tim dari Mabes Polri yang dipimpin AKBP Don Gaspar Mikel da Costa, akan menuju Polres Tanjung Jabung Timur (Tanjak Timur) menggunakan kendaraan roda empat, dengan waktu tempuh sekitar 3 jam perjalanan dari pusat kota Jambi. 

Seperti biasa, Don selalu menyambut kami dengan sapaan, "Selamat pagi, semuanya. Pasti sehat khan?" begitu khas sapaannya. 

Meskipun usianya, jauh lebih muda dari saya, tapi Don, sapaan akrabnya selalu bersahaja menyambut kami dengan senyuman khasnya.

Saat ditemui Pro3 RRI, di sela kegiatan kontra radikal di Polres Tanjak Timur Propinsi Jambi hari ini, (14/9/2018), Gaspar Mikel mengatakan, sangat bahagia dengan pekerjaannya.

"Saya memiliki Kebahagiaan dan Kepuasaan bekerja di kepolisian, sesuai peran dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas sesuai jabatan yang saya emban, dengan di dasari Integritas, Profesionalme dan Menghormati Perbedaan," katanya.

Don da Costa, bergabung di Kepolisian, setelah berhasil menyelesaikan kuliahnya di Universitas 17 Agustus 1945 pada tahun 1995 sebagai Sarjana Hukum.

Pria kelahiran Noemuti, T.T.U - NTT pada 13 April 1971 itu, adalah sosok pekerja keras, mudah bergaul, low profile, dan ramah, sehingga  ia menjadi sahabat yang baik bagi sesama rekannya di kepolisian.

Bagi Don, panggilan akrabnya, berusaha menjadi yang terbaik  dan bermanfaat bagi banyak orang, adalah penyemangat hidupnya.

Di kepolisian, perwira yg memiliki 15 Tanda Jasa ini memulai kariernya di Polda Irian Jaya (sekarang Polda Papua) sebagai staf Diskum, Spri Kapolda, Kapolsek Tembagapura, Kabag Narkoba, Kasat Reserse Polres Jayapura, Kasubbag Ornop Biro Binamitra dan Kasat Binluh Direktorat Narkoba merangkap Kasubbid Luhpen BNP Papua. 

Semua kecakapan Public Speakingnya dimulai saat bertugas sebagai penyuluh di Bagian Narkoba Direktorat Reserse Polda Papua tahun 2001 kemudian pada tahun 2003 bertugas di Biro Bina Mitra Polda Papua hingga ke PBB. 

Pada tahun 2004, ia berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik se-Indonesia Instruktur Penyuluh Public Speaking untuk program pencegahan Narkoba versi BNN bekerjasama dengan LAN. 

Dengan status tersebut, perwira yang hobby MC dan bernyanyi ini mendapat kesempatan mengikuti seleksi dalam program Indonesia-Australia Specialized Training Project III- (IASTP III) di Jayapura program Capacity Building, Sertifikat IV di Makasar dan meraih Diploma bidang Public Speaking dan Coaching di Melbourne (Victoria University) 2006.

Pria yang kini berpangkat AKBP tersebut, sudah 5 (lima) kali mengemban tugas Negara dalam misi perdamaian PBB, di Bosnia 1998-1999, Sudan 2007-2010 dan di Sudan Selatan 2012-2013, 2014-2015 dan terakhir 2016-2017.

"Tentu saya harus menjaga kredibilitas dan reputasi Indonesia di mata dunia," kata alumni National Security of USA 2001 yg kini bertugas sebagai Kasubbag Mitra Lugri Divisi Humas Polri.

Penugasan pertamanya di Afrika dilakoni Alumni SEPA PK III ABRI 1996 ini ketika lulus tes pada Februari 2007. Dari 57 peserta, dia termasuk 12 yang lulus untuk ke United Nations Mission in Sudan (UNMIS). 

"Saya berangkat ke Sudan sebagai anggota kontingen Garuda Bhayangkara Polri" tambahnya.

Di misi PBB ini, persisnya September 2008, ayah dari Don Louis, Don Pedro & Don Carlo da Costa itu, lulus tes kompetensi dan menjadi kepala humas polisi UNMIS. Menggantikan mantan atasannya, Mayor Rhodora Maylas dari Filipina yang banyak membimbing dan meletakkan ilmu kehumasan bagi Don Gaspar.

Pada Agustus 2009 di Khartoum, ibu kota Sudan, pria kelahiran Noemuti Timor ini juga lulus pendidikan menjadi penguji calon polisi PBB. "Saya punya peluang utk ke negara negara lain sebagai penguji," ujarnya.

Di akhir perbincangan RRI dengan suami dari Debeltha Tallulembang ini mengatakan, "saya ingin berbagi informasi bagi para Polisi yang punya kapasitas untuk berbicara di depan publik maupun yang menulis di media sosial sesuai Ilmu Public Speaking agar pesan yg dikirim itu santun, singkat, jelas,  menarik & mempesona, pungkasnya sambil tersenyum. (RRF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00