• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Almuni Lemhanas dan Wartawan MoU Penguatan Wawasan Kebangsaan

14 September
15:34 2018
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Penguatan pemahaman tentang menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ditengah masyarakat untuk menjaga stabilitas nasional akan dilakukan antara Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas (IKAL) bersama Forum Wartawan Provinsi Jawa Tengah (FWPJT) melalui MoU yang dilaksanakan Jumat (14/9/2018), di Semarang.

Ketua IKAL Jawa Tengah Sri Puryono menjelaskan, Jawa tengah saat ini menjadi pusat perhatian nasional sehingga semua unsur didalamnya mesti dijaga. Kondisi jawa tengah yang aman dan kondusif setiap event besar ini sering menjadi tolok ukur stabilitas nasional, hal ini dibuktikan dengan apresiasi dari pemerintah pusat yang menyebutkan jika dari pilkada serentak dua kali di Jawa Tengah paling kondusif.

“Ini sebagai bentuk memperkuat sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang kedudukan Pancasila sebagai Ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain isu tentang keamanan dan politik ada pula isu lain yang mesti diperhatikan antar dua pihak yakni Forum Wartawan dan Keluarga Alumni Lemhanas ini, yakni perihal Ekonomi seperti kemiskinan, masalah pengangguran dan peluang investasi yang perlu didukung penuh,” ujar Sri Puryono yang juga Sekda Provinsi Jateng.

Sementara Ketua Forum Wartawan Provinsi Jawa Tengah, Damar Sinuko menambakan, pihaknya akan menindaklanjuti kesepahaman dengan Keluarga Alumni Lemhanas melalui program penguatan wawasan kebangsaan utamanya bagi generasi muda yang ada di Jawa Tengah.

Sebagai insan pers, sudah menjadi kewajiban pula untuk ikut menjaga keutuhan bangsan melalui penguatan-penguatan ideologi bangsa dan cinta tanah air salah satunya melalui tulisan yang dipublikasi lewat media.

Kita melihat IKAL ini dari Lemhanans. Mereka punya misi menjaga dan mengembangkan wawasan kebangsaan ketika melakukan pertemuan dan menindak lanjuti dengan MoU ada kesamaan kalau kita pers juga ikut menjaga keutuhan bangsa dan wawasan kebangsaan. Kedepan kita bisa melakukan diskusi yang kaitan dengan untuk menjaga wawasn kebangsaan,” imbuh Damar.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00