• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Lingkungan Hidup

Pegiat Sampah Ikuti Jambore 'Indonesia Bersih Sampah" di Malang

13 September
12:13 2018
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Semangat untuk menjadikan Indonesia bersih sampah terpancar dari 500 orang lebih aktivis peduli sampah dari seluruh Indonesia. Mereka yang mayoritas berasal dari kaum muda ini berkumpul di Lapangan Belanegara Rampal Kota Malang untuk mengikuti Jambore Indonesia Bersih dan Bebas Sampah yang digelar pada 13-15 September 2018.

Penanggungjawab Jambore, Muhamad Bijaksana Junerosano mengungkapkan, jambore ini digelar atas dasar keinginan para penggiat dan komunitas persampahan untuk membangun kepedulian dan kekuatan bersama dalam pengelolaan sampah berkelanjutan.

"Selama tiga hari di Malang, kita akan belajar tentang pengelolaan sampah, serta saling berbagi pengalaman pengelolaan sampah di daerah masing-masing," katanya di selaa kegiatan, Kamis (13/9/2018).

Nantinya, hasil diskusi para pegiat sampah dari Sabang hingga Merauke ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi pada pemerintah terkait pengelolaan sampah. Rekomendasi inilah yang menjadi dasar pemerintah untuk membuat kebijakan. 

"Selain itu, dengan adanya jambore ini, program pemerintah bisa kita salurkan melalui pegiat sampah di masing-masing daerah. Artinya, bisa menyambungkan antara program pemerintah yang membangun infrastruktur pengelolaan sampah dengan kesadaran masyarakat," ujar pria yang kerap disapa Sono ini.

Terkait kesadaran masyarakat dalam hal pengelolaan dan pengurangan sampah, aktivis yang kini mengikuti jambore tersebut siap melakukan sosialisasi di daerahnya masing-masing. Namun ada dua hal yang perlu dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut, yakni pendidikan pengelolaan sampah dan penegakan hukum. "Kami akan trrus menyuarakan, mendampingi, dan mengkritisi penegakan hukum," tegas dia.

Swmentara itu, Direktur Jenderal Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Danis Sumardilaga mengaku siap menerima masukan dan rekomendasi dari para pegiat sampah pada jambore yang bertemakan 'Pembiayaan Pembangunan dan Keberlanjutan Pengelolaan Sampah'.

"Saya berharap target pada jambore yang ketiga ini bisa dicapai dengan ide-ide yang dapat diimplementasikan langsung oleh masyarakat. Karena undang-undang sudah ada, aturan lengkap, tinggal menggulirkan saja," kata Danis.

"Kementrian PUPR dan lembaga lainnya akan berusaha memproses masukan dari jambore ini menjadi suatu kebijakan yang dilaksanakan di seluruh Indonesia," imbuhnya.

Selain forum bertukar ide, jambore ini juga akan diwarnai kegiatan kerja bakti bersih-bersih sampah pada World Clean Up Day 15 September mendatang. Pada momen ini, diharapkan sekitar 13 juta masyarakat Indonesia dapat melakukan kegiatan serupa secara serentak. 

"Jambore kali ini sengaja dilakukan di Malang, karena menurut kami pengelolaan sampah di Malang sudah bagus," tandas Danis. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00