• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Lingkungan Hidup

3 Gunung di Jateng Alami Kebakaran

13 September
05:42 2018
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Darurat kebakaran lereng gunung Di Jawa Tengah terjadi di tiga Tempat, Gunung Sindoro, Sumbing dan Lawu.

Saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Jawa Tengah terus berkordinasi dengan pemerintah daerah setempat melakukan pemadaman kebakaran akibat lahan yang kering dampak kemarau panjang.

Kepala BPBD Jawa Tengah Sarwa Pramana, Kamis (13/9/2018) menjelaskan seluruh pemerintah daerah yang ada ditiga gunung tersebut seperti Kab. Karanganyar, Temanggung, Wonosobo dan Mangelang diminta untuk menghadirkan lawang hujan guna memadamkan api yang semakin meluas.

“Kami coba minta ke pemerintah daerah setempat untuk memanggil pawang hujan supaya wilayah yang kebakaran dapat padam. Ini hal yang sama dilakukan ketika terjadi darurat kebakaran di Riau. Ya memang musim kemarau panjang rumput ilalang pada kering jadi mudah terbakar,” ujarnya.

Dijelaskannya, kondisi api memang sulit dipadamkan sampai Rabu siang (12/9/2018) kemarin, sedangkan usulan pemadaman dengan water bombing pesawat tidak dapat dilaksanakan lantaran memang kondisi geografis di jawa tengah yang tidak memungkinkan.

Sarwa juga membenarkan adanya kendala yang dihadapi hingga saat ini tiupan angin yang kencang, Sehingga antisipasi agar api tidak masuk ke pemukiman penduduk yang berjarak sekitar 2,5 Km dari pusat kebakaran.

“Kordinasi juga terus kami upayakan baik dengan BPBD setempat, Basarnas dan BNPB. Basarnas bilang kalau dengan pesawat bomber air resiko karena ada tebing juga yang terjal ini beda lokasinya sama di Riau dan Kalimantan disana banyak sumber air. Nah saat ini upaya kami cuman dapat melakukan pemadaman pada siang hari saja,” jelasnya.

Lebih lanjut Dia menyebutkan kebakaran di Sindoro Sumbing terjadi di lahan seluas 552 Ha, sementara di Lawu 5,5 Ha. Kerugiuan dari kebakaran ini tidak terlalu besar karena sebagian besar yang terbakar adalah abasia atau rumput alang-alang, sedangkan untuk penyebab pasti juga belum diketahui. 

“Hingga saat ini, BPBD Jawa Tengah juga belum mengeluarkan anggaran darurat bencana, sebab, untuk mengeluarkannya kabupaten setempat harus mengeluarkan darurat bencana terlebuh dulu,” imbuh Sarwa.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00