• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Ungkap Kasus Pembunuhan Ella di Lembang, Polisi Masih Kumpulkan Keterangan Saksi

12 September
18:59 2018
1 Votes (5)

KBRN, Cimahi : Penyidik Satuan Reserse Polres Cimahi masih terus melakukan pengembangan penyelidikan kasus pembunuhan yang terjadi di Kampung Pangragajian RT 3/RW 9 Desa Kayu Ambon, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (11/9/2018). Korban Ella Nurhayati (42) ditemukan tewas bersimbah darah didalam ruang tamu rumahnya, sekitar pukul 12.00 WIB.

Polisi yang mendapat laporan dari warga, dipimpin Kapolsek Lembang Kompol Dedi Hermayadi, langsung turun ke lokasi kejadian dan melakukan olah TKP. Dari olah TKP, ditemukan sejumlah bekas luka senjata tajam ditubuh wanita malang yang bekerja sebagai karyawan bank pemerintah di Kota Bandung.

Kasat Reskrim Polres Cimahi AKP.Niko Nurrallah Adiputera ketika dikonfirmasi RRI Rabu(12/92018) menjelaskan, hingga sore ini pihaknya telah memeriksa sebanyak 8 orang saksi dan agenda pemeriksaan saksi kurang lebih 3 orang saksi yang hari ini juga kita akan melakukan pemeriksaan.

"Kemudian dari 8 orang saksi yang telah dimintai keterangan, salah satunya diketahui merupakan penyandang disabilitas atau anak berkebutuhan khusus yang merupakan anak kandung korban berisial MA(16)," ungkapnya, Rabu (12/9/2018).

"Kami mengagendakan untuk melakukan pemeriksaan saksi tersebut, dengan bantuan akhli," imbuhnya.

Menurut Niko, otopsi sudah dilaksanakan namun hasilnya belum selesai, hanya diketahui bahwa korban menderita sebanyak 28 luka tusukan senjata tajam.

"Penyebab kematian korban, diduga luka tusukan yang langsung ke dada mengarah ke jantung sebelah kiri dan pundak," ujarnya.

Dari saksi yang sudah diperiksa itu, diantaranya mantan suami korban.

"Kami juga akan memanggil ahli atau psykiater untuk melakukan pemeriksaan intens terhadap anak korban.Pemeriksaan ini semua untuk mengungkap tabir kasus pembunuhan karyawan perbankan tersebut," tandas Niko.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00