• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pilkada Serentak

Bacaleg Demokrat Laporkan KPU ke Bawaslu

4 September
17:57 2018
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Lantaran dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) ProvinsiBengkulu, salah satu Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) DPRD Provinsi Bengkulu untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Kepahiang dari Partai Demokrat, Firdaus Djailani, Selasa (4/9/2018) melapor ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bengkulu.

"Saya keberatan atas keputusan KPU yang men-TMS-kan saya.Tapi karena belum bisa masuk ke ranah sengketa, saya menyampaikan laporan dengan menyertai surat baik dari Parpol dan KPU sebagai Barang Bukti(BB)," ungkapnya.

Firdaus yang pernah menjabat Anggota DPRD Provinsi selama dua periode ini berharap, laporan yang didasari keberatan selaku pelapor, dapat ditindaklanjuti terutama oleh Bawaslu ProvinsiBengkulu.

"Saya harap Bawaslu juga dapat memperjuangkan keberatan ini," harapnya.

Senada dengan itu Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Bengkulu, Chairil Guswendi yang ikut mendampingi menyatakan, partai mendukung langkah salah satu kader utama dalam mencari keadilan.

Sejauh ini partai belum akan mengganti Firdaus sebagai Bacaleg, sebelum adanya keputusan dari Bawaslu," katanya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Parsadaan Harahapmengaku,pihaknya akan memproses laporan yang disampaikan salah satu Bacaleg yang akan maju pada Pemilu 2019 dari salah satu parpol ini.

"Kita akan plenokan dulu, masuk sengketa atau tidak. Mengingat secara objek, sengketa baru bisa dilakukan setelah adanya Surat Keputusan atau Berita Acara. Tapi yang jelas laporan ini pasti ditindak lanjuti, karena yang bersangkutan ingin mencari keadilan,” terangnya.

Secara terpisah, Komisioner KPU Provinsi, Eko Sugianto menyampaikan siap menghadapi laporan Firdaus Djailani yang telah menyampaikan ke Bawaslu RI.

"Kita hormati laporan itu, karena bagian dari mekanisme bursa pencalonan dalam proses Pemilu, sehingga wajar-wajar saja. Dengan TMS itu kita minta Parpol mengganti yang bersangkutan sebagai Bacaleg, lantaran terindikasi pernah terjerat kasus tipikor," tukasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00