• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kilas Bola

Pengamat Bola: Timnas Indonesia Tidak Belajar dari Kesalahan

16 August
09:27 2018
6 Votes (3.8)

KBRN, Jakarta: Pada lanjutan laga Grub A, Timnas Indonesia harus menyerah kepada Palestina dengan skor 1-2 tadi malam, Rabu (15/8/2018).

Menanggapi hal tersebut, Pelatih sekaligus pengamat bola Rinci Gustiawan menilai bahwa sebenarnya Timnas Indonesia mempunyai karakter bagus, namun pertahanan masih gampang di tembus oleh lawan.

"Sebenarnya Tim yang di asuh Luis Milla itu mempunyai karakter yang bagus hanya saja pertahanan kita yang terlalu terbuka sehingga setiap serangan balik dari Tim Palestina sangat mudah untuk masuk ke dalam kotak pinalty," ujarnya ketika berdialog dengan PRO 3 RRI, di acara 'Ada Bola di Pro 3', Kamis (16/8/2018).

Menurutnya, melihat dari pengalaman Tim Indonesia pada dua kali pertemuan mengalami kekalahan yang sama yaitu skor 2-1, di 2013 di Islamic Solidarity Games.

"Kita juga kalah 2-1 artinya Tim Palestina ini sudah mengerti karakter dari permainan Indonesia itu sendiri, padahal kalau kita lihat Tim Indonesia ini berbeda dengan 2013 dan Luis Milla punya materi yang sangat bagus tapi itulah sepak bola, Palestina ini memang mempunyai tim yang memang karakter permainannya seperti Timur Tengah susah di tebak dan punya kecepatan," terangnya.

Rinci pun menilai bahwa Timnas Indonesia tidak belajar dari kekalahan.

Selain itu, Rinci menerangkan permainan Timnas Indonesia terlalu tergesa-gesa dan terlalu di kotak pinalty.

"Timnas kita mungkin bisa berbalik memenangkan pertandingan hanya saja terlalu tergesa-gesa dan dan terlalu lama untuk di kotak pinalty untuk melakukan shooting yang harusnya bisa terjadi gol," keluhnya.

Sedangkan dari Palestina, diakuinya Palestina lebih mempunyai permainan taktis dan effektive dalam membangun serangan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00