• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Polres Lampung Tengah Larang Hiburan Malam Orgen Tunggal

13 August
11:40 2018
0 Votes (0)

KBRN, Bandar Lampung : Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Kabupaten Lampung Tengah terus berupaya dalam melakukan berbagai langkah antisi[asi pencegahan peredaran narkoba diwilayah tersebut.

Saat ini,  Kabupaten Lampung Tengah menempati peringkat kedua, setelah Kota Bandar Lampung, yang menjadi wilayah tertinggi peredaran narkoba di Provinsi Lampung.

Kasat Narkoba Polres Lampung Tengah Iptu Dailami kepada RRI mengatakan, salah satu langkah pencegahan dan antisipasi peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Lampung Tengah antara lain, dengan mengoptimalkan peran dari personil Babinkamtibmas yang langsung bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Selain itu menurutnya, Mapolres Lampung Tengah juga menerapkan tindakan tegas dan terukur terhadap pengedar dan pengguna narkoba, agar dapat menimbulkan efek jera bagi para pengguna narkoba.

Bahkan untuk mempersempit ruang gerak para pengedar narkoba, Mapolres Lampung Tengah lanjut Iptu Dailami, telah mengeluarkan surat larangan hiburan malam orgen tunggal yang sering digelar pada acara-acara pernikahan.

Larangan digelarnya hiburan orgen tunggal pada malam hari, karena disinyalir pada acara hiburan orgen tunggal sering dijadikan oknum tertentu  mengedarkan narkoba.

"Dengan adanya hiburan seperti orgen tunggal yang dilaksanakan malam hari, sering dimanfaatkan menjadi ajang pesta narkoba, jadi kami juga mendukung larangan digelarnya hiburan tunggal pada malam hari,"tegasnya, Senin  (13/8/2018).

Lebih lanjut dikatakan Iptu Dailami, gencarnya pihak kepolisian dalam menekan peredaran narkoba, karena mengingat saat ini peredaran narkoba mulai menyasar ke generasi muda.

Untuk mengantisipasi agar generasi muda dan pelajar tidak terjerumus menjadi pecandu narkoba, menurutnya Mapolres Lampung Tengah menggandeng berbagai stakehoder terkait,  seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dalam memberikan sosialisasi kepada pelajar, akan bahaya narkoba.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00