• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Berita Olahraga

Komite III DPD RI Awasi Pelaksanaan Sistem Keolahragaan Nasional

10 August
19:19 2018
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Komite III DPD RI terus menginventarisasi pengawasan dan pelaksanaan terhadap Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional.

Dalam pengawasan ini, sejumlah persoalan telah dikumpulkan untuk dikerucutkan menjadi rekomendasi, seperti peningkatan Sumberdaya Manusia (SDM) olahraga, pembinaan atlet, kebutuhan sarana prasarana dan sebagainya.

Senator muda Indonesia Riri Damayanti John Latiefselaku Komite III DPD RI berharap agar momen Asian Games, dapat menjadi ajang Kebangkitan Olahraga Nasional.

Untuk itu, ia mengimbau pemerintah agar menyiapkan alokasi anggaran yang cukup besar bagi penghargaan kepada para atlet yang berprestasi sebagai yang diatur dalam UU Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional.

"Bukan hanya Pemerintah Pusat, namun juga bagi Pemerintah Daerah. Bentuknya bisa macam-macam seperti, beasiswa, asuransi, pekerjaan, jaminan hari tua, kesejahteraan, dan lain-lain. Ini pasti akan menjadi motivasi bagi atlet-atlet kita untuk meraih prestasi demi prestasi," ungkap Senator Riri kepada jurnalis, Jumat (10/8/2018).

Selain itu, Wakil Bendahara III Ikatan Keluarga Seluma, Manna, Kaur ini membeberkan, saat ini Komite III DPD RI tengah mendorong adanya penyatuan program Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), khususnya dalam penyediaan infrastruktur keolahragaan dan pembinaan atlet.

"Dengan itu, Pemerintah Daerah tetap bisa berinisiatif dengan menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) untuk mendukung peningkatan keolahragaan di daerah masing-masing dan menganggarkannya melalui APBD, khususnya dengan memperhatikan kesejahteraan atlet, sarana dan prasana," ungkap Riri.

Lebih jauh Anggota DPD RI dari Dapil Bengkulu ini juga tak menampik adanya sejumlah persoalan yang harus dibenahi. Misalnya, adanya fasilitas olahraga yang tidak terawat dengan baik. Bahkan sudah mulai rusak, dikarenakan tidak pernah atau jarang dipakai.

"Keluhan yang paling banyak saya dapatkan adalah terkait minimnya sarana dan prasarana keolahragaan serta pengelolaan organisasi keolahragaan. Masyarakat mengadukan Pemerintah agak kurang dalam beberapa hal itu. Mudah-mudahan kendala ini tak menjadi halangan bagi atlet-atlet kita yang akan berlomba di Asian Games nanti untuk meraih prestasi," ujar Senator Riri.

Untuk diketahui, sejumlah atlet Bengkulu juga ikut serta dalam Asian Games 2018 mendatang. Misalnya Fredi Atmanegara dan Bella, dua atlet asal Kabupaten Bengkulu Utara yang akan berlomba di cabang Taekwondo.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00