• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Pengamat: Deklarasi Capres-Cawapres Perkuat IHSG

10 August
19:08 2018
0 Votes (0)

KBRN Jakarta : Pengamat ekonomi Rustam Effendi, mengatakan, kondusifnya suasana pendaftaran Calon Presiden dan Wakil Presiden (Capres dan Cawapres) RI berdampak pada semakin mengguatnya Indek Harga Saham Gabungan (IHSG).

"Kita sebelumnya mungkin menganggap tidak kondusif, ternyata tidak seperti itu, kalau kita bisa menjaga dengan bagus susasana ini bahkan semakin bagus dan menguat," katanya dalam dialog dengan Pro3 RRI, Jum'at (10/8/2018).

Menurut Rustam, hal ini tidak terlepas dari kembalinya kepercayaan masyarakat setelah deklarasi Capres-Cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 

Ia menilai, selama proses tahapan pencalonan hingga masa kampanye Capres-Cawapres RI pada 2019 mendatang, sentimen nonekonomi diharapkan tidak lagi muncul karena dapat menggganggu pasar saham.

"Kita sudah sangat dewasa, tidak ingin ada hal yang mengganggu. Tren ini harus kita jaga, apalagi saat kampanye nanti akan dibahas secara tematik, tidak lagi muncul hal sentimen nonekonomi," jelasnya.

Selain berpengaruh terhadap IHSG, kondusifnya suasana perpolitikan hingga hari pencoblosan akan mampu mendorong penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar. Namun, kegiatan ekspor harus diperkuat kemudian kran konten impor harus dibatasi.

"Untuk penguatan nilai tukar rupiah disaat momentum ini paling penting dapat kita gunakan untuk peningkatan ekspor kita agar semakin bagus, kemudian konten impor kita batasi," imbuhnya.

Pada Jum'at (20/8/2018) pagi tadi, pasar mata uang bereaksi positif menyambut diumumkannya pasangan calon presiden dan calon wakil presiden 2019 yakni pasangan Jokowi-Maruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno.

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi bergerak menguat sebesar enam poin menjadi Rp14.426 dibanding sebelumnya Rp14.432 per dolar AS.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00