• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pilkada Serentak

MK Tolak Gugatan Mahardika-Arief Paslon Pilkada Kota Madiun

10 August
16:30 2018
0 Votes (0)

KBRN, Madiun : Teka-teki Perselisihan Hasil Pilkada (PHP) Kota Madiun di Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya final. Ini setelah sembilan majelis hakim MK yang diketuai Anwar Usman membacakan amar putusan Nomor 56/PHP.KOT-XVI/2018 pada agenda sidang pleno, Jum’at  (10/8/2018) sore.

Dalam amar putusannya, Majelis Hakim menyatakan permohonan pemohon dalam hal ini pasangan calon (paslon) walikota dan wakil walikota Madiun nomor urut 2, Harryadin Mahardika-Arief Rahman, tidak dapat diterima.

Menanggapi putusan tersebut, Ketua KPU Kota Madiun, Sasongko saat dihubungi usai sidang mengatakan, pihaknya akan segera mempersiapkan penetapan Walikota dan Wakil Walikota Madiun terpilih, periode 2019-2024.

“Hasilnya,  permohonan pemohon tidak diterima. Kemungkinan nanti, hari Senin (13/8/2018) penetapan (Walikota dan Wakil Walikota Madiun terpilih.red),” ungkap Sasongko, Jum’at (10/8/2018).

Dijelaskan, amar putusan MK menyebutkan salah satu alasan gugatan Mahardika-Arief tidak diterima,  karena dalil permohonan pemohon tidak bisa menjelaskan secara detail dan terperinci mengenai perselisihan penetapan perolehan suara yang diakibatkan karena kesalahan termohon atau KPU dalam melakukan penghitungan dan rekapitulasi suara. 

Selain itu, pemohon tidak bisa menjelaskan secara detail dan terperinci bagaimana penghitungan suara yang benar terkait dengan perselisihan penetapan perolehan suara yang dimohonkan pemohon. Melalui dasar tersebut, majelis hakim MK menyatakan permohonan pemohon bukan obyek dalam perkara perselisihan hasil pemilihan sebagaimana dimaksud pada pasal 156 ayat 2 UU No.10 Tahun 2016 juncto Pasal 4 PMK Nomor 5/2017.

Sidang pleno dengan agenda pembacaan putusan Perselisihan Hasil Pilkada Kota Madiun di gedung MK, dilakukan sembilan majelis hakim, diketuai Anwar Usman, dengan hakim anggota Aswanto, Arief Hidayat, Maria Farida Indrati, Suhartoyo, I Dewa Gede  Palguna, Manahan MP Sitompul, Saldi Isra dan Wahiduddin Adams dengan panitera pengganti, Saiful Anwar. Sidang panel 3 berlangsung mulai pukul 13.30 hingga 15.30 WIB.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00