• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pilkada Serentak

Pasca Putusan MK, Papua Tetap Kondusif

10 August
09:27 2018
1 Votes (3)

KBRN, Jayapura : Situasi kemanan di Papua berlangsung kondusif, pasca Mahkamah Konstitusi menggelar sidang putusan dismissal terhadap 34 permohonan perselisihan hasil pilkada, Kamis (9/8/2018).

Dalam putusannya, dua diantara 16 permohonan sengketa Pilkada yang ditolak MK adalah permohonan sengketa Pilkada Kabupaten Deiyai dan Provinsi Papua. Penolakan ini, karena tidak memenuhi ambang batas beracara di MK sesuai dengan pasal 158 Undang-Undang Nomo 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

Kabid Humas Polda, Papua Kombes Pol. Ahmad Mustofa Kamal di Jayapura, Jumat (10/8/2018) mengakui tak ada gangguaan keamanan di Papua yang terjadi usai putusan MK di Jakarta.

"Terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat  yang mendukung proses demokrasi yang tengah berjalan, sehingga wilayah setempat tetap aman," ujarnya.

Kamal pun berharap agar semua pihak tetap mempertahankan situasi kondusif hingga seluruh putusan MK terhadap Pilkada di Papua yang bersengketa tuntas.

"Konflik akibat Pilkada itu merugikan semua pihak terutama masyarakat. Jadi janganlah melakukan gerakan tambahan yang mengganggu stabilitas keamanan," harapnya.

Polda Papua sebelumnya meningkatkan kesiagaannya menjadi siaga satu menjelang putusan MK terkait sengketa Pilkada. Penerapan siaga satu di seluruh wilayah Papua ini untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas pasca pembacaan putusan MK terkait sengketa Pilkada.

Sekitar 8.000 aparat keamanan yang disiagakan di 29 Kabupaten/Kota di Papua. Ribuan personil ini terdiri dari personil Polda Papua dan Polres jajaran sertan bantuan dari pihak TNI.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00