• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Bali Kini Miliki Patung Tandingan Liberty

4 August
21:50 2018
4 Votes (5)

KBRN, Jimbaran : Bila Tiongkok mempunyai Spring Temple Buddha, dan Amerika Serikat dengan patung liberty, kini Bali juga memiliki Garuda Wisnu Kencana. Bahkan GWK untuk saat ini dapat dikatakan sebagai patung tertinggi dan terbesar di dunia.

Patung setinggi 121 meter diatas permukaan tanah atau 271 meter dari permukaan laut itu, Sabtu (4/8/2018) secara resmi diserahterimakan oleh seniman patung GWK, Nyoman Nuarta kepada PT. Alam Sutera Realty Tbk. Proses serah terima itu dirangkai dengan syukuran bertajuk 'Swadarma Ning Pertiwi' atau 28 tahun merajut mimpi untuk negeri.

Seniman Patung GWK, Nyoman Nuarta kepada wartawan menjelaskan, merealisasikan patung GWK dengan tinggi menjulang angkasa bukanlah perkara mudah. Berbagai hal menurutnya harus dilewati, termasuk fase tersulit ketika era pemerintahan Presiden, H.M. Soeharto digulingkan pada tahun 1998.

Selain itu metode pembangunan juga harus menjadi pertimbangan, termasuk uji coba terowongan angin di Melbourne (Australia) dan Toronto (Kanada). Tes hancur pada satu bagian modul seukuran 4 x 3 meter juga dilakukan di laboratorium Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PUSPIPTEK) Serpong. Dari tes tersebut, kulit patung baru hancur setelah mendapatkan hempasan angin 250 kilometer per jam. Hempasan angin itu setara tiga setengah kali hembusan angin terkuat yang terekam di Bali yaitu 70 kilometer per jam.

"Patung ini merupakan karya seni, keterlibatan karya seni, teknologi, dan sains. Kenapa harus demikian, patung ini akan dikunjungi oleh ribuan orang, yang harus kita pertanggungjawabkan masalah konstruksinya, masalah keamanannya, bagaimana kalau dia mendapat tekanan angin yang besar, karena Bali itu pada bulan Januari dari barat dapat angin yang besar," jelasnya.

Nuarta memastikan, proses pembangunan GWK dilaksanakan secara profesional dan seluruh kajian dilakukan perusahaan bonafit. Ia pun menyebut, dalam merealisasikan GWK pihaknya menemukan teknik baru berupa memperbesar disain dari patung berukuran kecil. Memperbesar skala patung GWK tersebut dikatakan tidak berpengaruh pada deformasi (perubahan bentuk).

"Deformasinya hampir tidak ada. Inilah yang kita miliki, sehingga kita berani melakukan kontrak, bahwa itu akan habis tembaga sekian ton dan sebagainya. Nah kebetulan GWK ini habis kurang lebih 2,5 hektare lembar tembaga. Jadi 2,5 hektare atau 25.000 meter persegi tembaga yang diperlukan. Jadi total beratnya kurang lebih hampir 3.000 ton. Ini merupakan patung terbesar, bukan tertinggi, tetapi menurut saya ini patung yang paling unik yang pernah dilakukan manusia," ujarnya.

Nuarta mengatakan, pemasangan modul terakhir dari patung GWK pada hari Selasa 31 Juli 2018. Penyelesaian itu disebut bukan tanpa alasan. Pihaknya dikatakan menjadikan GWK sebagai hadiah di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73, 17 Agustus 2018.

"Sekarang ini kan dalam rangka 17 Agustus, satu kita bisa menikmati kemerdekaan ini kan atas jasa para pahlawan kita, dan kita harap GWK menjadi satu kado yang bisa kita persembahkan untuk negeri ini," tutupnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00