• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Kemenpar: GWK Menjadi Ikon Baru Pariwisata Budaya

4 August
21:48 2018
4 Votes (5)

KBRN, Jimbaran : Setelah melalui jalan panjang selama 28 tahun, patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) akhirnya berhasil dirampungkan. Patung berbahan tembaga setinggi 121 meter diatas tanah atau 271 meter dari permukaan laut itu menjadi satu varian destinasi wisata baru di Pulau Dewata.

Deputi bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata RI, Prof. I Gede Pitana mengapresiasi konsistensi Nyoman Nuarta dalam menyelesaikan patung GWK. Ia menilai, GWK akan menjadi daya tarik bagi calon wisatawan baik mancanegara maupun nusantara untuk datang ke Pulau Dewata.

"Jadi GWK kami yakini akan menjadi new landmark, new icon, menambah ikon pariwisata budaya yang sudah ada. Manfaat berikutnya dari segi pariwisata, saya adalah, atau kami di pemerintah semuanya pasti ingin membangun masyarakat, community based tourism. Tetapi community based tourism itu akan bisa kita kembangkan kalau ada pusat-pusat pertumbuhan yang nantinya mendistribusikan pembangunan. Pusat pertumbuhan yang disebut dengan growth centre of tourism inilah salah satunya adalah GWK," katanya kepada wartawan di Garuda Cinema, GWK Cultural Park, Sabtu (4/8/2018).

Gubernur Bali, Made Mangku Pastika pada kesempatan yang sama pun memiliki pandangan senada. Mantan Kepala Harian Badan Narkotika Nasional (BNN) RI ini berpendapat, GWK akan memberikan kontribusi signifikan bagi masyarakat, budaya, dan pariwisata Pulau Seribu Pura.

"Ini namanya Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, jadi dia kan taman budaya, dengan dia taman budaya maka semua akan berkembang disini, terutama sekali adalah budaya kita, budaya Bali, budaya Indonesia. Ini akan menjadi satu tempat yang kita bisa berkreasi. Disini akan dipagelarkan berbagai seni budaya kita, baik seni tari, seni rupa, seni teater, seni kidung, dan sebagainya," ungkap Gubernur Bali disela-sela syukuran bertajuk 'Swadarma Ning Pertiwi' (28 Tahun Merajut Mimpi Untuk Negeri).

Pastika menyebut keberadaan GWK mengukuhkan Bali sebagai daerah yang kaya akan seni dan budaya. Selain itu, Garuda Wisnu Kencana Cultural Park juga akan membuka peluang bagi Bali untuk mengukuhkan diri sebagai pusat forum kebudayaan dunia.

"Dulu kita tersendat karena belum jadi ini, belum meyakinkan orang. Nah sekarang ini sudah meyakinkan, salah satu yang akan dibuat mudah-mudahan tetap sesuai rencana yaitu disekitar lotus pond ditempat kita biasa bikin acara, tebing-tebing itu akan dipahat budaya-budaya dunia, puncak-puncak budaya didunia ada disitu. Sehingga ini layak menjadi dari headquarter dari World Culture Forum," ujar Pastika.

"Jadi banyak sekali hal kalau tempat ini menjadi pusat atau headquarter dari World Culture Forum, kita tidak akan kalah dari yang lain-lain. Kita mungkin bersaing untuk menjadikan Bali misalnya pusat ekonomi dunia, pusat teknologi dunia juga tidak mungkin. Yang bisa kita garap adalah budaya, kita sudah terkenal brand kita sudah besar, menjualnya lebih mudah," tutup purnawirawan jenderal bintang tiga ini. (HRO/Foto:KBRN)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00