• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Polres Lumajang Ajak Forkopimda,TNI, Wartawan dan Tokoh Masyarakat

20 July
13:19 2018
0 Votes (0)

KBRN,  Lumajang : Jajaran Polri dalam memberantas para pelaku teroris, terutama untuk mengungkap jaringan para teroris terus dilakukan meskipun tentu saja sangat sulit namun tidak membuat para Polri untuk terus semangat dalam memberantas berkembangnya paham radikal bernafas terorisme tersebut.

Kapolri Jendral Tito Karnavian beberapa waktu yang lalu juga telah mengintruksikan kepada seluruh jajaran Polri, terlebih didaerah masing-masing, untuk menayangkan secara serentak dan nonton bareng -Nobar dibioskop - bioskop terdekat, pada tanggal 19 - 20 Juli 2018.

Dalam agenda besar tersebut Kapolres Lumajang, AKBP. Rachmad Iswanusi, SIK, menindaklanjuti sesuai perintah Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin, juga menggelar Nobar tentang film garapan rumah produksi Buttonijo dan Bank Rakyat Indonesia, film laga berjudul  "22  Menit" ini disutradarai oleh Eugene Panji, yang terinspirasi dari kisah nyata aksi teror di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, pada 14 Januari 2016 silam.

"Film drama action ini bertujuan untuk memberikan informasi secaral moral kepada seluruh lapisan masyarakat, bahwa jajaran Polri selama ini tidak pernah main-main dalam pengungkapan kasus teroris dinegeri yang kita cintai ini",Ujar Kapolres Lumajang, AKBP. Rachmad Iswanusi, SIK, yang disampaikan oleh Paursubbag Humas Polres Lumajang, IPDA.  Catur Budi Baskoro, SH, Jumat (20/7/2018).

Lebih jauh Catur Budi Baskoro juga mengatakan, kekejaman Teroris yang tidak ber pri kemanusiaan, itu sangat berbahaya dan bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, selain itu, Baskoro juga menegaskan upaya jajaran Polri juga terus bekerja keras guna menyikat habis jaringan-jaringan yang menyesatkan terhadap umat manusia ini.

"Polri terus berusaha dengan keras untuk melakukan penyisiran hingga terhadap bibit-bibit teroris",Tegasnya.

Selain itu, Baskoro juga menjelaskan bahwa dengan diadakan nobar film Aktion laga yang berjudul "22 Menit" ini dapat menginspirasi seluruh lapisan Masyarakat agar turut dalam memberantas perkembangan jaringan teroris dibumi Indonesia.

"Agar masyarakat tahu bahwa kekejaman teroris itu sangat luar biasa, dan kami juga menghimbau turut serta masyarakat dalam mempersempit ruang gerak para teroris yang tumbuh dan hidup di negara ini",Tegasnya.

Kabupaten Lumajang yang tidak memiliki gedung Bioskop untuk pemutaran Film "22 Menit" tidak menjadi soal bagi Polres Lumajang, karena pihaknya sudah berkoordinasi dengan jajaran Polres Jember untuk bersama melakukan nobar di New Star Ciniplex ,Jember.

"Untuk pemutaran perdana Polres Lumajang sudah mempersiapkan segalanya dalam keberangkatannya ke Jember",Tambahnya.

Bukan hanya jajaran Polri saja, namun Polres Lumajang juga mengajak Jajaran  Forkopimda, TNI, Wartawan, dan Tokoh Masyarakat yang ada di Kabupaten  Lumajang, untuk bersama-sama nobar di Jember.

"Polres Lumajang, dihari pertama memberangkatkan dua gelombang, dan dihari berikutnya juga sama, dan semoga acara ini dapat bermanfaat bagi kita semua", pungkasnya.  (KA/Evie).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00