• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Festinvest Kelam Diajukan dalam 100 Kalender Festival Budaya Indonesia

18 July
10:25 2018
0 Votes (0)

KBRN, Sintang : Bupati Sintang Jarot Winarno menutup secara resmi kegiatan Festinvest  (Festival Investasi)  Bukit Kelam tahun 2018 di terminal kebong Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang, Selasa (17/7/2018) malam.

Hadir dalam acara penutupan festinvest Duta Besar Kamboja, kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Kalimantan Barat, dan beberapa tamu lainnya yang hadir dalam acara kegiatan penutupan Festival Investasi Bukit Kelam tahun 2018 itu.

Festinvest merupakan acara yang digagas pemerintah Kabupaten Sintang untuk mempromosikan, mengembangkan potensi wisata yang ada di Kabupaten Sintang  melalui ikon Bukit Kelam.

Bukit Batu terbesar di dunia ini dikenalkan kepada para wisatawan lokal maupun mancanegara sehingga dibuatkanlah event Festival Investasi Bukit Kelam yang sudah dihelat mulai tanggal 14 Juli 2018 yang lalu.

Jarot menyampaikan mengungkapkan  terimakasih kepada masyarakat yang ada di kawasan Bukit Kelam ini yang telah menyambut baik kegiatan Festinvest bukit kelam tahun 2018 ini dengan baik.

 Kita melihat kesiapan masyarakat sangatlah matang, masyarakat gotong royong membersihkan jalan membersihkan halaman rumah, dan masyarakat juga tertib mengatur kegiatan permasalahan parkir kendaraan, ini merupakan suatu kesiapan Bukit Kelam menjadi objek wisata yang utama di Indonesia, tidak hanya di Kalbar saja, tetapi di Indonesia, saya ucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang ikut aktif dalam setiap kegiatan festinvest ini,”  kata Jarot. 

Menurut Jarot Potensi wisata Bukit Kelam ini patut dijaga dan dikembangkan bersama karena bukit kelam merupakan salah satu dari 3 Bukit batu terbesar yang ada di Dunia.

Kita melaksanakan forum bisnis jadi sudah diidentifkasi ada beberapa hal yang dapat dikembangkan secara bersama, pertama bukit kelam sebagai sektor pariwisata harus kita kembangkan, kemudian Pemkab Sintang diminta untuk dapat secara proaktif mendaftarkan Bukit Kelam ini sebagai cagar Budaya UNESCO, sebab batu ini hanya ada 3 saja di dunia, sehingga patutlah kita kembangkan bersama-sama,” Tambah Jarot.

Bukit Kelam ini telah masuk posisi lima besar dari 74 objek taman wisata terbaik yang diselenggarakan di Prambanan Yogyakarta.

 “jadi Bukit Kelam ini kita ikut sertakan dalam festival Taman Nasional dan Festival Wisata Alam, dan akhirnya Bukit kelam merebut posisi kelima terbaik se-Indonesia, tentu ini sangat luar biasa, jadi kita fikirkan bersama untuk terus menggarap, menyusun dengan seksama yang melibatkan masyarkat Kelam Permai dan pejabat Pemerintahan Desa maupun Pemerintahan Kecamatan,” tandasnya

Festival Investasi Bukit Kelam ini dilaksanakan setiap tahunnya  tujuannya untuk mengembangkan kawasan taman wisata bukit kelam ini menjadi tujuan utama dari turisme di Indonesia.

 “ Kami  minta dari Jakarta bahwa festival investasi kelam ini harus masuk dalam 100 kalender festival budaya, dan festival ini akan dilaksanakan setiap tahun, jadi makin tahun harus makin meriah, serta tetap jaga kebersihan kawasan bukit kelam ini, agar banyak wisatawan yang berkunjung ke tempat ini,” Tandasnya.

Penutupan ditandai dengan pemukulan gendang oleh Bupati Sintang yang di dampingi sejumlah tamu yang hadir. (Fik/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00