• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Konsulat Timor Leste di Atambua Sambut Baik Festival Budaya Belu

18 July
09:45 2018
1 Votes (3)

KBRN, Atambua : Kultur budaya adat istiadat antar masyarakat, khususnya di perbatasan Atambua, Kabuapten Belu, dengan masyarakat negara Timor Leste, tidak bisa dipungkiri terdapat kesamaan budaya adat-istiadat yang masih cukup kental.

Masyarakat Kabupaten Belu menjalani setiap ritual adat serupa apa yang dilakukan warga Timor Leste, bahkan sebagian besar kultur budaya dimaksud melekat, seperti ritual budaya di Timor Leste menjadi hal wajib diikuti warga Belu yang memang terdapat kesamaan suku maupun sebaliknya, dilakukan warga perbatasan Belu juga di hadiri warga Timor Leste.

Agencia Consular Republica Demokratica De Timor-Leste-Atambua Belu, Paulo Da Costa Ximenes saat menerima kunjungan pemangku adat Belu di Atambua mengatakan, untuk Indonesia dan Timor Leste walaupun berbeda negara tetapi kultur budaya dianggap tidak jauh berbeda.

"Soalnya di perbatasan mereka itu adalah saudara. Entah dari Timor Leste, dari Indonesia, ada rumah adat. Maka itu kedua komponen masyarakat tidak bisa dipisahkan dari kebiasaan dimaksud," ungkap Paulo Da Costa Rabu (18//7/2018).

Menurutnya, melalui kegiatan budaya antar Indonesia-Timor Leste khusus ditanah perbatasan Belu sekiranya bisa lebih memperat hubungan antar masyarakat.

"Kita berpisah negara namun kebudayaan akan tetap sama," jelas Paulo.

Ia menambahkan penyelenggaraan Festival budaya dimana pihak Negara Timor Leste juga diundang, merupakan hal positif disamping tetap menjaga hubungan kerja sama dan persaudaraan yang erat juga melalui kegiatan saling mengenal potensi budaya beda negara yang serupa dimaksud.

"Justru selalau ada Festival budaya seperti ini kita dilibatkan supaya bisa saling mengenal," tandasnya.

Penyelenggaraan event Foho Rai Festival diadakan di Atambua sebenarnya sejak 3 Juli 2018 pada 5 lokasi kampung adat dan berakhir pada 21 Juli 2018. Kegiatan sendiri didukung penuh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia serta melibatkan instansi terkait Dinas Pariwisata Belu serta pelbagai komponen masyarakat adat pada segala lapisan. (FA/HF)

 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00