• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Duta Klungkung Tampilkan Garapan Topeng Panca “Pusaka Ki Lobar”

16 July
12:15 2018
0 Votes (0)

KBRN, Denpasar: Seniman Topeng Panca Klasik Sekaa Topeng Citta Lawang Duta Kabupaten Klungkung dengan apik menampilkan garapan dengan lakon “Pusaka Ki Lobar” di Kalangan Ratna Kanda Taman Budaya Denpasar Senin, (16/7/18).

Topeng Panca yang merupakan kesenian klasik mengambil cerita babad zaman dahulu diakui Koordinator seniman Klungkung Gusti Made Suarjana masih tetap eksis di bumi serombotan tersebut. Menurutnya Pesta Kesenian Bali sebagai wadah pelestarian kesenian klasik ke depannya memang harus terus memberikan ruang bagi para seniman untuk berkreasi.

“Pertunjukkan-pertunjukkan klasik memang harus dipentaskan lebih dominan. Kami sebagai seniman pemula dapat mencari semua sumber seni dari klasik sebagai acuan agara tidak terlalu jauh atau modern perkembangannya, dan kita tidak boleh lupa dengan seni klasik tersebut,” ujarnya.

Gusti Made Suarjana tidak memungkiri beberapa kesenian klasik sudah mulai pudar seperti Drama Gong, Arja, Prembon digantikan dengan kesenian kontemporer. Untuk mengembalikan eksistensi kesenian tersebut diperlukan peran serta desa pakraman agar kembali mementaskan kesenian itu dalam setiap upacara piodalan di pura-pura atau dipadukan dengan kegiatan adat lainnya.

“Pesta Kesenian Bali merupakan ajang yang seharusnya mampu menunjukkan kesenian itu. Saya lihat saat ini itu sudah dilakukan, tapi itu kembali ke desa masing-masing, maukah kembali melakoni kesenian yang hampir punah,” tegasnya.

Selain Topeng Panca Klasik, pengunjung Pesta Kesenian Bali juga dihibur dengan beberapa pertunjukkan lainnya seperti Tari dan Tabuh Gender Wayang Duta Kota Denpasar pukul 14.00 wita, Parade Joged Bumbung Duta Kabupaten Tabanan pukul 5 sore. (NPN/AA)

  • Tentang Penulis

    Ni Putu Nirawati

    Isi Kontak Person Anda disini <strong>email, FB, Twitter</strong>, dll<br /><br />

  • Tentang Editor

    Afrizal Aziz

    Redaktur Pro 3 RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00