• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Tari Piring, Silat dan Promosi Kuliner Indonesia Pukau Masyarakat Lebanon di Abey Heritage Festival 2018

16 July
00:42 2018
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Seni dan budaya Indonesia berhasil memukau masyarakat Lebanon, dalam “Abey Heritage Festival 2018”.

Dalam siaran pers yang diterima Radio Republik Indonesia (RRI), Minggu (15/7/2018), disebutkan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beirut turut berpartisipasi dalam acara Abey Heritage Festival yang diselenggarakan pada tanggal 8-9 Juli 2018 di kampus Lebanese University.

Abey sendiri merupakan sebuah wilayah yang terletak 20 km dari kota Beirut dan mempunyai sisi historis dan landmark Lebanon

Abey Heritage Festival diselenggarakan oleh Abey Heritage assoscuiation, sebuah organisasi nirlaba  yang berdiri sejak 1997 yang fokus pada pelestarian warisan budaya di Lebanon. Pada tahun tahun sebelumnya organisasi tersebut hanya melaksanakan seminar internasional tentang kebudayaan dan multikulturalisme. Namun tahun ini mereka baru pertama kali mengadakan pameran budaya dan mengundang beberapa perwakilan asing di lebanon.

Acara dibuka dan dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Lebanon, Pemerintah Daerah dan Pejabat setempat. Festival tersebut sengaja dilaksanakan di Lebanese Unversity, universitas terbesar di Lebanon karena tujuan dari festival tersebut adalah memperkenalkan warisan budaya di Kota Abey kepada generasi muda Lebanon termasuk kepada siswa sekolah dan mahasiswa.

Ada tiga kegiatan yang diikuti oleh KBRI beirut yaitu yang pertama adalah stand promosi Indonesia. Dalam setiap kegiatan pameran/ festival, KBRI beirut selalu memilih lokasi yang strategis dan menarik perhatian  para pengunjung yaitu dengan memilih stand paling depan dan paling lebar.

Dan benar saja bahwa stand KBRI Beirut lah yang paling mendapat antusias dari para pengunjung dengan hiasan dan dekorasi yang dibuat semenarik mungkin. Tidak hanya itu, KBRI beirut juga membagikan souvenir cantik dan memorable berupa replika angklung kepada setiap pengunjung yang hadir.

Yang Kedua adalah penampilan seni, lagi lagi Indonesia mendapat apresiasi tinggi dari penonton. Dari 6 negara yang berpartisipasi dalam festival tersebut, hanya 4 negara termasuk Indonesia yang menampilkan penampilan seni diatas sebuah panggung besar. Dan tentunya Indonesia mendapat sambutan luar biasa dari pengunjung dengan penampilan tari piring dan Pencak silat.

Tari piring dan silat tersebut ditampilkan oleh mahasiswa Indonesia  yang mendapat beasiswa kuliah di Lebanon. Mereka latihan intensif selama beberapa hari sebelum tampil di acara tersebut dan hasilnya terbayar lunas dengan terpukaunya masyarakat Abey di Lebanon.

Kegiatan ketiga yang diikuti kbri beirut adalah food tasting / promosi kuliner. Panitia Abey Heritage Festival mengundang negara peserta untuk mempromosikan kuliner mereka. Namun lagi lagi hanya Indonesia dan satu negara lain yang  aktif dalam promosi budaya/ kuliner tersebut.

Tak ayal para pengunjung pun antusias mencicipi kuliner yang disajikan oleh Chef Ismail Darmin, Kepala rumah tangga Dubes RI. Selain kuliner yang disajikan, dijelaskan pula mengenai resep dan cara memasak yang dibantu oleh Rahmat Ilahi Siregar dan Bahrum M. Adnan Staf Pensosbud KBRI Beirut.

Secara umum KBRI puas dengan partisipasi dalam festival tersebut dan panitia Abey Heritage Festival pun berharap agar KBRI dapat berpartisipasi kembali dalam kegiatan kegiatan kebudayaan yang akan mereka laksanakan dalam waktu dekat. (RM/rel/WDA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00