• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Ribuan Siswa Karangasem Bali Lakukan Upacara Pawintenan

14 July
15:56 2018
3 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem Bali menggelar upacara memohon ilmu pengetahuan atau Pewintenan kepada siswa baru SMP, SMA dan SMK di Kabupaten Karangasem.

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri, Dirjen Kebudayaan Kemendikbud, Hilmar Farid, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karangasem I Gusti Ngurah Kartika, dan Direktur Urusan Agama Hindu Dirjen Bimas Hindu Kemenag, I Wayan Budha. Bupati Mas Sumatri secara resmi membuka upacara Pewintenan pada Sabtu (14/7/2018) di Taman Budaya Candra Buana Bhuwana Amlapura.

Upacara Pawintenan adalah tradisi yang dilakukan oleh pelajar Hindu di Bali. Upacara ini bertujuan untuk memohon kesehatan jasmani dan rohani agar bisa menerima ilmu pengetahuan. Upacara Pawintenan ini melibatkan 2.000 siswa baru dari SMP, SMA dan SMK di Kabupaten Karangasem.

“Pelaksanaan Pawintenan bagi siswa baru dilandasi oleh nilai ajaran agama Hindu, bahwa memulai mempelajari sesuatu yang baru wajib mohon restu agar senantiasa diberikan petunjuk  belajar dengan baik dan berharap ilmu tersebut bermanfaat. Untuk itu yang menjadi landasan bagi pelajar adalah niat dan tata krama yang baik. Sebab ilmu pengetahuan ibarat pisau bermata dua. Bisa jadi bermanfaat ketika berada pada orang yang baik, namun bisa pula menghancurkan keberadaban manusia bila berada pada orang yang jahat. Pelaksanaan Pawintenan dilandasi oleh keinginan agar ilmu pengetahuan berada pada orang yang baik, agar kelak dapat bermanfaat bagi umat manusia”, tutur Bupati Mas Sumatri.

Bupati Mas Sumatri menambahkan peserta yang hadir mencapai 2020 orang siswa. “Pawintenan dilakukan setelah mengikuti masa orientasi pengenalan sekolah. Kegiatan ini tidak hanya dilakukan oleh siswa namun juga oleh para guru agar keduanya siap dalam proses belajar dan mengajar. Pesertanya terdiri dari 7.036 siswa SMP, 3.279 siswa SMA, 2.208 siswa SMK dan dipimpin oleh 9 sulinggih dan 200 pemangku adat”, ujar Bupati Mas Sumatri.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karangasem I Gusti Ngurah Kartika menyatakan bahwa upacara tesebut bertujuan untuk membersihkan hati dan mempertajam pikiran. “Pertama, dengan pikiran yang tajam siswa akan mampu kebih cepat menyerap ilmu pengetahuan di sekolah. Kedua,untuk membersihkan hati dengan cara memperhalus budi pekerti, berbicara sopan dan berprilaku yang baik. Dengan upacara ini diharapkan siswa akan memiliki kecerdasan intelektual, emosional, spiritual dan sosial sehingga menjadi teladan bagi masyarakat”, papar Kartika.

Upacara Pawintenan ini dipuput oleh sembilan Ida Pedanda diantaranya, Pedanda Gede Darma Putra Manuaba dari Gria Kecicang, Ida pedanda Gede Putu Cau, dari Gria Cau Banuarta Karangasem, Ida Pedanda Gede Pidada Punia dari Geria Pidada, Ida Pedanda Gede Kemenuh dari Geria Katon Kemenuh, Pedande Istri Jelantik dari Geria Kemenuh Subagan, Ida Pedanda Jelantik Padang dari Geria Taman Tanjung Budakeling dan Ida Pedanda Gede Jelantik Wanasari dari Geria Jelantik Subagan. Selain itu turut pula dipuput oleh Ida Pedande Gede Kerta Yoga dari Geria Panji Budakeling dan Pedanda Gede Wayan Demung dari Geria Demung Budakeling.(ib/AA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00