• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Luar Negeri

Menhan Lebanon Apresiasi Indonesia Dukung Perdamaian di Negaranya

13 July
11:14 2018
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Indonesia memiliki sejarah panjang berperan dalam perdamaian dunia di berbagai negara sejak 1957 atau hanya satu dekade setelah Kemerdekaan melalui Kontingen Garuda.

Demikian pula di Lebanon, Indonesia sejak 2006 menjadi penjaga perdamaian di negara yang berbatasan langsung dengan Israel. Peran Indonesia ini diapresiasi para pejabat Lebanon.

Bahkan pasukan Indonesia dianggap garda depan dalam menjaga perdamaian di kawan tersebut.

"Ini disampaikan Menteri Pertahanan Lebanon, Y.M. Yaacoub Saaraf kepada Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon di Kantor Kementerian Pertahanan Lebanon, Selasa waktu setempat (10/07/2018)," ujar Fadli dalam keterangannya yang diterima Radio Republik Indonesia, Jumat (13/7/2018).

Seperti diketahui, Fadli Zon memimpin delegasi sejumlah anggota DPR RI diantaranya Elnino M.Husein Mohi (Komisi I), Hj. Ratieh Sanggarwaty (Komisi X), Tubagus Soenmandjaja Roekmandis (Komisi III), Andika Pandu Puragabaya (Komisi I), Deding Ishak (Komisi VIII) dan didampingi Duta Besar Republik Indonesia untuk Lebanon, H.E. Achmad Chozin Chumaidy.

Lebih lanjyt, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menjelaskan, dalam pertemuan tersebut, Menhan Yaacoub Saaraf menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan pasukan TNI sebagai komponen pasukan terbesar di UNIFIL dalam menjaga keamanan dan perdamaian di Lebanon.

Menhan, kata dia,  juga menyampaikan bahwa Indonesia adalah partner terbaik bagi Lebanon. Indonesia dan Lebanon memiliki kesamaan latar belakang sejarah dan budaya. Keduanya juga memiliki kesamaan sikap menentang agresi dan penjajahan Israel.

Menanggapi hal tersebut, Fadli Zon menyatakan bahwa ikut serta menjaga perdamaian dunia telah menjadi amanat konstitusi UUD 1945, karena itu Indonesia menyatakan siap dan tetap berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan PBB di bawah bendera UNIFIL untuk terus menjaga perdamaian di Lebanon, khususnya di wilayah selatan.

Hingga kini Indonesia berkontribusi mendukung Lebanon melalui penempatan 1297 personel TNI dalam misi United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL).

"Selain itu, DPR RI juga turut aktif mengkampanyekan perdamaian pada forum-forum internasional. Secara khusus DPR selalu menentang kekejaman Israel pada penduduk Palestina termasuk mengecam pemindahan Kedutaan Amerika di Yerusalem yang menimbulkan gejolak baru," tegasnya.

Tak hanya itu, Fadli Zon menyambut baik upaya memperluas kerja sama RI dan Lebanon untuk menanggulangi terorisme.

"Indonesia perlu meningkatkan hubungan dengan Lebanon khususnya melalui Kementerian Pertahanan untuk mengkongkritkan beberapa bidang pertahanan antara kedua negara. Sebagai negara berpenduduk muslim terbesar, punya beragam etnis dan agama, Indonesia cukup berhasil mengelola perbedaan melalui jalan demokrasi," demikian Fadli. (Ril/NYP)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00