• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Jelang TAB Toko Penjual Perlengkapan Sekolah Diserbu Pembeli

13 July
09:21 2018
0 Votes (0)

KBRN, Gunungsitoli  : Tiga hari lagi memasuki Tahun Ajaran Baru (TAB) di semua sekolah, sebuah toko penjual perlengkapan sekolah di Kota Gunungsitoli diserbu pembeli. Setiap orang tua berupaya memenuhi kebutuhan sekolah anaknya. 

Pantauan Radio Republik Indonesia,  di salah satu toko, kepadatan dan ramainya pembeli sempat membuat pemilik toko kewalahan  melayani para pembeli. Orang tua hingga anak-anak lebih mengutamakan mencari pakaian seragam dan buku. 

Salah seorang pembeli, Sadarmawati Waruwu menyatakan tahun ini, sejumlah kelengkapan sekolah mengalami kenaikan harga hingga dua puluh persen, meski mengalami kenaikan, ia mengaku tetap menyanggupi untuk anaknya. 

"Ya tetap kita beli bang. Seperti baju untuk anak SD dari tahun lalu 35 ribu rupiah, sekarang sudah 50 ribu rupiah perhelai. Ini sudah tuntutan buat orang tua untuk memberikan yang terbaik buat anaknya," ujar Sadarmawati, Jumat (12/07/2018).

"Yang lebih parah lagi untuk keperluan anak TK bang, pengeluaran untuk kelengkapannya hampir sama untuk membiayai anak SMA," tambahnya, yang mengaku mengeluarkan lebih tiga juta rupiah untuk membiayai dua orang anaknya. 

Sementara itu, Agnes Lase, pemilik toko UD Harapan menyampaikan, bahwa sejumlah kelengkapan sekolah tahun ini,  mengalami kenaikan harga, diantaranya buku tulis yang merek biasa sebelumnya satu lusin hanya 15 Ribu, kini, sudah 20 ribu rupiah. Demikian dengan pakaian seragam satu potong sebelumnya 50ribu, kini,  sudah mencapai 70 ribu rupiah. 

"Salah satu faktor kenaikan harga perlengkapan sekolah tahun ini, seperti untuk buku tulis, dikarenakan harga kertas mengalami kenaikan harga dari pabrik," jelas Agnes. 

"Tingginya permintaan akan kelengkapan sekolah di Kepulauan Nias, stok seragam sekolah mulai menipis, sedangkan pasokan dari Medan dibatasi," ucap Agnes mengakhiri. (IJZ/Evie). 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00