• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

PLN Pastikan Banjir Bandang Banyuwangi Tidak Mengganggu Aliran Listrik

24 June
11:31 2018
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Pada Jumat, 22 Juni 2018 terjadi banjir bandang di Desa Alas Malang, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, sekitar jam 09.30 WIB dan air mulai meluap di desa tersebut sekitar 10.30 WIB. 

Adapun warga yang terkena dampak sekitar 625 kepala keluarga. Dalam hal ini, PLN membantu warga terkena dampak untuk memulihkan keadaan saat dan pasca banjir bandang. 

Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN Distribusi Jatim - Pinto Raharjo menjelaskan, pada saat banjir mulai meluas di Daerah Aliran Sungai (DAS) pihak PLN Rayon Rogojampi Area Banyuwangi mulai melakukan pengamanan.

"Dengan memutuskan aliran listrik di gardu, melalui jurusan utama pada panel trafo yang menuju desa tersebut agar tidak membahayakan masyarakat yang terkena dampak banjir," jelasnya, Minggu (24/6/2018).

Pemutusan aliran listrik tersebut dilakukan dari pukul 10.00 WIB s.d 17.00 WIB. Selama waktu tersebut, PLN selalu berkoordinasi dengan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi.

"Selain berkoordinasi dengan pihak BPBD, PLN Rayon Rogojampi juga memantau kondisi tiang-tiang listrik SUTM/SUTR dengan melakukan inspeksi," tambahnya. 

Setelah dipastikan tidak ada tiang yang roboh maupun tertimpa pohon, kemudian PLN kembali mengalirkan listrik ke Desa Alas Malang, Kecamatan Singojuruh sekitar pukul 17.00 WIB.

"Guna membantu masyarakat untuk bisa mendapat penerangan di malam hari sehingga warga bisa mengamankan dan menjaga rumahnya," imbuhnya. 

Sehari setelah banjir terjadi, PLN Area Banyuwangi memberikan bantuan berupa alat bantu argo dorongan untuk membersihkan lumpur, sekop, cangkul serta menerjunkan personil untuk meringankan beban warga Desa Alas Malang, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi. 

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Krisantus selaku Manajer PLN Area Banyuwangi bersama Ketua YBM PLN Banyuwangi Yananto. (Anik) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00