• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Serba Serbi Ramadhan

Tradisi ‘Padusan’ di Umbul Cokro Tulung Klaten Padat Pengunjung

16 May
18:13 2018
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Ribuan wisatawan dari berbagai daerah di Kabupaten Klaten dan sekitarnya, memadati Obyek Mata Air Cokro (OMAC) di Kecamatan Tulung dalam rangka acara tradisi berupa ‘padusan’ (membersihan diri) menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, Rabu (16/5/2018).

Bupati Klaten Sri Mulyani mengatakan,  tradisi padusan merupakan agenda rutin setiap tahun yang digelar Pemkab Klaten untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Ia berharap dengan adanya kegiatan ini seluruh masyarakat bisa membersihkan diri agar mampu menjalani puasa dengan khidmat dan menjaga hati. 

“Semoga seluruh warga masyarakat bahagia senang dengan kegiatan yang di selenggarakan Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda  dan Olahraga (Disbudparpora) Klaten ini. Dan ke depan kami berharap bisa memberikan yang terbaik seluruh masarakat Klaten dan sekitarnya,” kata Bupati, di sela-sela acara, Rabu (16/5/2018). 

Sementara itu Ketua Panitia yang juga Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Disbudparpora Klaten, Pantoro mengatakan Omac setiap tahun di jadikan tradisi padusan, dengan tujuan untuk mempersiapkan diri menyambut Ramadhon

“Acara tradisi padusan juga untuk mempromosikan potensi obyek wisata yang ada di Kabupaten Klaten dan untuk mempertahankan acara tradisi ini,” jelasnya. 

Ia menambahkan, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam tradisi padusan di OMAC Kecamatan Tulung ini sebesar Rp 57 juta 500 ribu dengan jumlah pengunjung 30 ribu orang. 

Sementara itu salah satu pengunjung di OMAC asal Colomadu, Surakarta, Mulyono mengatakan, sumber mata air Cokro Omac sangat nyaman untuk anak-anak dan tiketnya juga terjangkau, yakni Rpm 20 ribu

Dalam acara tradisi padusan ditandai dengan penyiraman air yang di lakukan oleh Bupati Klaten Sri Mulyani kepada perwakilan Mas dan Mbak Klaten tahun 2017 serta kepada Putra Putri Lurik Klaten tahun 2018. (yon/yyw/HF) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00