• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pilkada Serentak

Paslon David Suardi-Bakhsir Bentuk Tim Bantuan Hukum dan Advokasi

16 April
19:11 2018
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Dalam menghadapi Pilwakot Bengkulu tahun 2018 ini, Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota nomor urut 1, David Suardi-Bakhsir, Senin (16/4/2018) sore secara resmi mengukuhkan tim bantuan hukum dan advokasi, bertempat di Posko Pemenangan Padang Jati Kota Bengkulu.

Pengukuhan tim bantuan hukum dan advokasi Paslon satu-satunya dari jalur independent ini yang beranggotakan sebanyak 14 orang, dengan diketuai Dehira Darsuardi, SH dan ditunjuk sebagai juru bicaranya Erwin Sagitarius, ditandai dengan penanda tanganan kesepakatan bersama (MoU).

“Saya sampaikan rasa syukur, karena mulai hari ini kapal induk kami (David-Bakhsir, red) akan semakin kuat dengan didampingi oleh tim bantuan hukum dan advokasi. Mengingat kedepan perjalanan akan semakin berat dalam menyonsong kemenangan, terutama perselisihan yang berujung pada sengketa ataupun gugatan dalam pertarungan Pilwakot baik dalam dunia nyata maupun maya,” ungkap Paslon Walikota dan Wakil Walikota David Suardi-Bakhsir, di Posko Pemenangan Padang Jati Kota Bengkulu.

Menurutnya, pembentukan devisi hukum ini, karena pasangannya tidak dipungkiri terus di serang dengan dugaan black campaign, terutama pada dunia maya, tepatnya di salah satu media sosial “Facebook.”

“Itu lah tujuan adanya tim devisi hukum ini, kami berkonsultasi permasalahan yang berkembang di media sosial, dilanjutkan ke jalur hukum atau bagaimana, dengan cukup diselesaikan secara kekeluargaan dan diingatkan jangan sampai terjadi kembali, serta mari berkompetisi secara sehat saja,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Bantuan Hukum dan Advokasi Paslon nomor urut 1, Dehira Darsuardi menyatakan, sebagai tim advokasi, pihaknya akan membela kepentingan Paslon David-Bakhsir, terutama dalam bidang hukum, jika ada pelanggaran ataupun permasalahan terhadap Paslonnya, akan membela.

“Kita siap mendampingi Paslon nomor urut satu, khususnya apabila bermasalah dengan hukum,” katanya.

Senada dengan itu, juru bicara Tim Bantuan Hukum dan Advokasi David-Bakhsir, Erwin Sagitarius menambahkan, tim ini akan bekerja sesuai koridornya, seperti jika terjadi dugaan pelanggaran dalam penyelenggaraan Pilwakot Bengkulu. Apalagi sejauh ini diakui, ada keluhan dari Paslon nomor urut 1, terutama dalam penggunaan Sosial Media (Sosmed).

“Kami akan bekerja semaksimal mungkin sampai dikukuhkannya pasangan kita sebagai pemanang. Kemudian juga mengingatkan seluruh masyarakat khususnya agar menggunakan Sosmed sebijak-bijak mungkin, dan jangan sampai menyentuh pribadi pasangan yang dibelanya. Jika memang ada kita akan kejar sampai sejauh apapun, itu dilakukan apabila tidak bisa dihentikan lewat somasi kekeluargaan. Apalagi sejauh ini dugaan itu sudah ada dan jika tidak ada permohonan maaf, kami akan lanjutkan ke proses hukum,” tutupnya. (rep/WDA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00