• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Pengelolaan Dana Desa di Pandeglang Akan Gunakan e-Aplikasi

16 April
14:01 2018
1 Votes (5)

KBRN, Pandeglang: Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Pandeglang menggagas e-Proposal. Aplikasi ini adalah upaya untuk meminimalisir penyimpangan penggunaan Dana Desa. Melalui aplikasi ini, diharapkan Dana Desa bisa dioptimalisasi guna memberikan kesejahteraan masyarakat.

Demikian yang terungkap dalam Pelatihan dan Bimbingan Teknis Aplikasi e-Profosal dan e-Akuntansi Bumdes, di Sofyan In Altama, Senin (16/4/2018).

Kepala DPMPD Kabupaten Pandeglang, Taufik Hidayat menuturkan, kegiatan tersebut merupakan tindaklanjut dari rencana aksi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mengingat selama ini, pencairan Dana Desa sering kali terlambat.

"Dengan e-Proposal kami yakin akan memuutus rantai panjang dalam proses pencairan Dana Desa yang biasa 9 hari bisa dipangkas cukup 2 hari," katanya.

Taufik menjelaskan, selama ini pengajuan Dana Desa memakan waktu cukup panjang mulai dari pengajuan desa, di verifikasi oleh Kecamatan baru di bawa ke DPMPD.

"Inilah yang membuat proses pengajuan Dana Desa dan pencairannya lambat. Saat pengajuan dan verifikasi kecamatan dan DPMPD itu butuh waktu yang lama, belum lagi kesibukan di kecamatan pasti ini akan ber minggu-minggu," tambahnya.

Taufik meyakini, dengan ditingkatkannya para operator Desa dan Kecamatan dapat mempercepat proses pencairan Dana Desa. Selain itu, dengan aplikasi ini desa dapat membuat pengajuan yang langsung di verifikasi oleh kecamatan dan DPMPD.

"Kami tinggal ceklis jika sudah benar dan jika ada kesalahan langsung kkami sampaikan juga disitu, tidak perlu bolak balik ke kecamatan dan ke DPMPD," paparnya.

Di tempat yang sama, Bupati Pandeglang, Irna Narulita mendorong agar pengelolaan Dana Desa bisa lebih baik melalui aplikasi e-Aplikasi. Bahkan bupati meyakini terobosan itu akan lebih transparan dan efisiensi, baik dari segi waktu dan penggunaan Alat Tulis Kantor (ATK).

"Dengan cara ini akan meminimalisir penggunaan kertas, biaya transportasi, dan waktu lebih cepat," terangnya. (DF/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview

Berita Terbaru

   

12 Tersangka Korupsi di Kota Malang Tetap Nyaleg, KPK Imbau Masyarakat Selektif

00:00:00 / 00:00:00