• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Sejumlah Pejabat Daerah di Papua Akan Dilantik Bulan Depan

13 March
21:48 2018
1 Votes (5)

KBRN, Jayapura : Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Papua, Mayjen TNI Purnawirawan Soedarmo memastikan, pelantikan empat penjabat Bupati di Papua akan dilakukan pada bulan April 2018 mendatang. Empat Daerah ini merupakan Daerah yang Bupati serta Wakilnya maju sebagai peserta Pilkada serentak 2018.

Di Papua ada tujuh Kabupaten yang akan menggelar pesta Demokrasi pemilihan Kepala Daerah yaitu Kabupaten Paniai, Kabupaten Biak Numfort, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Mimika, Kabupaten Puncak, Kabupaten Deiyai, dan Kabupaten Mamberamo Tengah.

Dari tujuh Daerah ini, baru tiga Daerah yang dilantik penjabat Bupati, untuk menjalankan roda Pemerintah di Daerah, sementara sisa nya belum dilantik, lantaran masa jabatan Bupati dan Wakilnya baru akan berakhir di bulan April.

"Kenapa terkesan lambat proses pelantikan penjabat Bupati di beberapa Daerah yang ikut Pilkada ini, ini karena Bupatinya ada yang berakhir jabatannya di bulan April, seperti Bupati Paniai, itukan Bupati April nanti berakhir. Nah, setelah berakhir masa jabatan baru langsung akan dilantik penjabatnya, supaya mereka bisa menjalankan roda Pemerintahan di Daerah," ujar Soedarmo, Selasa (13/3/2018).

Selain akan melantik empat penjabat Bupati di Papua, Pjs Gubernur mengaku di bulan April nanti akan dilakukan pelantikan bagi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pejabat eselon dua di jajaran Pemerintah Provinsi Papua.

"Iya, kalau untuk OPD memang kami masih tunggu tim seleksi dulu, tapi akan diupayakan secepatnya supaya pelayanan di masing-masing OPD ini bisa berjalan sebagaimana mestinya, jangan terlalu lama ada kekosongan jabatan pimpinan OPD, kasian nanti staf-staf mereka," tandasnya.

Diakui Pjs Gubernur, Pemerintah Papua saat ini sedang membentuk Panitia Seleksi (Pansel) untuk proses seleksi bagi pejabat eselon dua, sebagaimana yang diatur didalam undang-undang ASN dan Peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 2017. (Rel/TYS/ARN)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00