• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Pembunuhan Sadis, Warga Taman Kota 2 Tangerang Malam Ini Gelar Tahlilan

13 February
20:45 2018
0 Votes (0)

KBRN, Tangerang : Ratusan warga Perumahan Taman Kota Permai Kota Tangerang Selasa (13/2/2018) lakukan tahlilan dan doa bersama di korban pembunuhan sadis sekeluarga. Tahlilan diikuti warga dan dikoordinasikan RW 12 dan RT.

"Warga perumahan berduka dan dikejutkan dengan pembunuhan sadis. Ini sangat menyayat hati warga perumahan. Semoga Allah mengampuni seluruh korban yang meninggal dunia," ucap Ustaz Prawoto dalam pembukaan tahlilan.

Tahlilan dan doa diikuti seluruh warga baik orang tua, Ibu-Ibu dan anak-anak. Tahlilan dimulai usai Sholat Isya.

Makna dari tahlilan adalah memberikan doa, pujian dan ampunan kepada Allah SWT atas segala kekhilafan dan doa almarhumah selama hidupnya.

Dalam peristiwa pembunuhan satu keluarga di perumahan Taman Kota II, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, korban meninggal Dunia adalah Ibu Emma (40), Nova (20) - anak, dan Tiara (11) - anak, serta korban luka kritis Muktar alias Habib (suami). Dugaan awal suami siri pelaku pembunuhan. Alamat TKP Perumahan Taman kota II RT 05/RW 012 Kecamatam Periuk, Kota Tangerang.  

Kronologis yang didapat informasi dari warga pada Hari Senin 12  Februari 2018 pukul 01. 00 WIB hingga 03.00 WIB di rumah tersebut terdengar keributan rumah tangga antara Muktar Efendi alias Habib dengan istrinya Ibu Emma.  

"Saya dengar langsung keributan jam dini hari. Suara orang berantem," ujar Siti, Selasa (13/2/2018).

Hingga pukul 04.00 WIB, warga tidak mendengar suara keributan di rumah tersebut. Warga mulai curiga karena hingga siang hari di rumah tersebut sepi, anggota keluarga tersebut tidak ada yang keluar rumah. 

Pukul 14.30 WIB, teman bermain (Tiara) melapor kepada ketua RT setempat, Pratomo. Pratomo langsung mendatangi rumah tersebut. Pratomo beserta seorang warga atas nama Bp Alwanto, masuk ke rumah, dan pintu rumah tidak dalam terkunci.

"Saya yang langsung membuka pintu dan melihat tiga korban meninggal dan suaminya dengab luka di perut sebanyak enam tusukan di leher. Dugaan awal suaminya yang membunuh anggota keluarganya," terangnya.

Ketua RT membuka pintu kamar depan dan melihat ketiga orang di atas tempat tidur dalam posisi telungkup berpelukan tidak bernyawa.

Tetangga di lokasi, Alwanto, ikut mengecek lokasi. Ia mengecek ke kamar belakang dan melihat Habib dalam kondisi kritis dengan luka robek di perut dan leher. 

Pukul 15.25 WIB, korban dibawa  ke Rumah Sakit Sari Asih Sangyang, diantar oleh ketua RT dan malamnya pukul 19.30 WIB dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang. (SAS/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00