• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Satgas Pangan Rekomendasikan Jambi Tidak Impor Beras

9 December
05:42 -0001
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Satuan Tugas (Satgas) Pangan Provinsi Jambi merekomendasikan tidak impor beras karena beras di Jambi mencukupi. Penegasan itu disampaikan oleh anggota Satgas Pangan Jambi, Jokas Siburian.

Penjelasan itu terkait dengan rencana pemerintah untuk impor beras 500 ribu ton dari Thailand dan Vietnam. Menurutnya, baik pasokan dan harga beras di Jambi masih stabil. Pasokan beras di Jambi mencukupi hingga 6 bulan kedepan.

“Khusus Jambi, kita tidak rekomendasi impor. Kalau impor dengan berbagai pertimbangan, silahkan untuk daerah lain yang butuh. Untuk Jambi tidak butuh,” kata Jokas dalam perbincangan bersama Radio Republik Indonesia, Sabtu (13/1/2018).

Harga beras di Jambil, antara Rp10.000/Kg hingga Rp11.000/Kg atau lebih tinggi dibandingkan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah yakni Rp9.450/Kg. Menurut dia, kondisi itu karena ada biaya tambahan yakni transportasi. Adapun terkait dengan kondisi saat ini, menurutnya masyarakat panik dengan berbagai pemberitaan impor. Biasa masyarakat membeli 1 karung atau 20 Kg untuk satu minggu, kini tiga hari sudah membeli beras. Dia tidak setuju jika harga beras melonjak, pedagang yang disalahkan. Padahal rantai distribusi mulai dari petani hingga masyarakat selaku konsumen, sangat panjang dan menyebabkan harga tinggi.

“Penimbunan jadi rancu. Bagi pedagang menimbun itu sangat beresiko karena Satgas Pangan bergerak secara massif. Bekerja siang dan malam. Selain itu, sudah ada HET atau harga eceran tertinggi dari pemerintah,” tegasnya. (Sgd/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00